Rekomendasi Kuliner Tulungagung, Nikmati Sompil, Sate Kambing, Kopi Hijau hingga Botok Khas yang Menggugah Selera

Ingge Nayla Ayu Karina • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:10 WIB
Kuliner Tulungagung menghadirkan sompil, sate kambing khas, kopi hijau, jenang sabun, kue geti, hingga botok yang wajib dicoba wisatawan.
Kuliner Tulungagung menghadirkan sompil, sate kambing khas, kopi hijau, jenang sabun, kue geti, hingga botok yang wajib dicoba wisatawan.

 

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Kuliner Tulungagung tidak hanya dikenal lewat hidangan tradisional, tetapi juga menawarkan berbagai makanan, minuman, dan jajanan khas yang masih mudah ditemukan hingga kini. Beragam kuliner tersebut menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin mengenal cita rasa lokal saat berkunjung ke Kabupaten Tulungagung.

 

Dalam sebuah perjalanan wisata kuliner, sejumlah tempat makan diperkenalkan sebagai destinasi untuk menikmati makanan khas daerah. Mulai dari menu sarapan, hidangan berbahan daging kambing, jajanan tradisional, minuman khas, hingga olahan botok menjadi rangkaian kuliner yang dicicipi sepanjang hari.

 

Setiap sajian memiliki karakter rasa yang berbeda sehingga menghadirkan pengalaman kuliner yang beragam.

 

Sompil Jadi Pilihan Sarapan Khas Tulungagung

 

Perjalanan dimulai di Warung Sompil dan Jenang Gandrung Pinka yang menyajikan sompil sebagai menu andalan.

 

Sekilas, sompil terlihat mirip lontong sayur. Isinya terdiri dari lontong, sayur lodeh, serta taburan bubuk kedelai di bagian atas.

 

Perpaduan gurih dari kuah lodeh dengan rasa manis bubuk kedelai menjadi ciri khas hidangan ini. Kombinasi tersebut membuat sompil dikenal sebagai salah satu menu sarapan favorit masyarakat Tulungagung.

 

Sate Kambing dengan Bumbu Kecap Jadi Pembeda

 

Saat memasuki waktu makan siang, perjalanan berlanjut dengan mencicipi sate kambing khas Tulungagung di Sate Kambing Mbak Via.

 

Keunikan sate ini terletak pada penggunaan bumbu kecap sebagai pelengkap, berbeda dengan sate yang umum disajikan menggunakan bumbu kacang.

 

Daging kambing memiliki tekstur empuk dengan perpaduan rasa kecap yang disebut segar. Lokasinya juga disebut berada dekat dengan Stasiun Tulungagung sehingga mudah dijangkau pengunjung yang baru tiba menggunakan kereta api.

 

Gule Kambing Lengkapi Sajian

 

Selain sate, tersedia pula gule kambing sebagai menu pendamping.

 

Kuah gule terasa gurih dan berisi potongan daging, lemak, iga, hingga jeroan kambing.

 

Dalam ulasan tersebut disebutkan bahwa aroma prengus tidak terasa sehingga kuah tetap nikmat disantap. Daging maupun jeroan juga memiliki tekstur empuk dan cocok dipadukan dengan nasi hangat.

 

Kue Geti dan Jenang Sabun Cocok Dijadikan Oleh-oleh

 

Setelah menikmati makan siang, perjalanan berlanjut ke Alun-alun Tulungagung untuk mencicipi dua jajanan khas, yakni kue geti dan jenang sabun.

 

Kue geti memiliki tampilan menyerupai permen dengan taburan wijen di bagian luar. Di dalamnya terdapat potongan kacang tanah yang dibalut gula.

 

Teksturnya renyah dengan perpaduan rasa gurih dari wijen dan kacang serta manis dari lapisan gula.

 

Sementara itu, jenang sabun memiliki bentuk menyerupai dodol dengan warna hitam keabu-abuan.

 

Teksturnya lembut dan kenyal dengan aroma yang menyerupai pandan. Jenang ini dibuat menggunakan tepung ketan, santan kelapa, gula, dan garam sehingga menghasilkan rasa manis yang ringan.

 

Kopi Hijau Hadir dengan Perpaduan Biji Kopi dan Kacang Hijau

 

Wisata kuliner kemudian berlanjut ke Warkop Waris untuk mencoba kopi hijau khas Tulungagung.

 

Minuman tersebut dibuat dari perpaduan biji kopi dan biji kacang hijau sehingga menghasilkan warna hitam kehijauan.

 

Dalam penyajiannya juga ditambahkan susu kental manis. Perpaduan bahan tersebut menghasilkan aroma kopi dengan sentuhan rasa kacang hijau.

 

Di tempat yang sama juga dijelaskan mengenai budaya nyethe, yaitu penggunaan ampas kopi halus yang dioleskan pada batang rokok sebagai bagian dari tradisi menikmati kopi.

 

Botok Tawon dan Botok Patin Tutup Perjalanan Kuliner

 

Destinasi terakhir berada di Warung Botok Lingsir Wengi.

 

Warung ini menyediakan beragam pilihan botok, mulai dari botok tawon, botok patin, botok ayam, botok ati ampela, hingga botok udang.

 

Botok tawon memiliki kuah santan gurih dengan perpaduan rasa manis dan pedas dari cabai utuh.

 

Sementara botok patin menggunakan ikan patin yang telah digoreng sebelum dimasak bersama bumbu. Potongan tomat dan bawang merah yang masih terlihat segar memberikan tambahan cita rasa sehingga hidangan tidak terasa enek.

Baca Juga: 7 Kuliner Tulungagung yang Wajib Dicoba, Ada Sompil, Sate Kambing Kecap, Kopi Hijau hingga Botok Unik

Kedua menu tersebut disantap bersama nasi hangat dan menghadirkan kesan seperti menikmati masakan rumahan.

 

Kuliner Khas Jadi Daya Tarik Tulungagung

 

Ragam makanan dan minuman khas menunjukkan kekayaan kuliner yang dimiliki Tulungagung.

 

Mulai dari sompil, sate kambing berbumbu kecap, gule kambing, kue geti, jenang sabun, kopi hijau, hingga aneka botok menawarkan cita rasa yang berbeda-beda. Seluruh hidangan tersebut dapat menjadi referensi bagi wisatawan yang ingin menjelajahi kuliner khas Tulungagung dalam satu perjalanan.

Editor : Ingge Nayla Ayu Karina
Sumber : Chrysdhea dan disbudparkabtulungagung, You Tube, DIOLAH
Oleh-Oleh Khas Tulungagung kuliner tulungagung wisata kuliner Tulungagung rekomendasi kuliner tulungagung makanan khas tulungagung