Review Sate Kambing Muda Tari Roso Sleman, Sate Klatak Empuk hingga Gulai Campur Rp7.000 Jadi Andalan

Ingge Nayla Ayu Karina • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 20:23 WIB
Sate Kambing Muda Tari Roso di Sleman menawarkan sate klatak, tengkleng, tongseng, hingga gulai campur mulai Rp7.000 dengan daging kambing muda.
Sate Kambing Muda Tari Roso di Sleman menawarkan sate klatak, tengkleng, tongseng, hingga gulai campur mulai Rp7.000 dengan daging kambing muda.

 

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Sate Kambing Muda Tari Roso di Kabupaten Sleman menjadi salah satu destinasi kuliner yang menawarkan beragam olahan kambing dengan harga terjangkau. Mulai dari sate tusuk, sate klatak, tongseng, tengkleng hingga gulai campur tersedia dalam satu tempat dengan pilihan tingkat kepedasan yang dapat disesuaikan sesuai selera pelanggan.

 

Melalui ulasan kanal YouTube Gendut Keliling, warung tersebut disebut menyajikan daging kambing muda yang memiliki tekstur empuk dan tidak berbau prengus. Keunggulan lainnya adalah penggunaan kambing yang dipelihara sendiri sehingga kualitas daging tetap terjaga.

 

Warung ini beroperasi setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 22.00 WIB tanpa hari libur. Selain melayani makan di tempat, pemilik juga menerima pesanan akikah, baik berupa kambing mentah maupun masakan siap saji.

 

Beragam Pilihan Menu Olahan Kambing

 

Sesampainya di lokasi, tim Gendut Keliling melihat langsung proses pemotongan daging untuk sate. Potongan daging tampak cukup besar sebelum ditusuk dan dibakar.

 

Salah satu menu favorit adalah tengkleng. Pengunjung dapat memilih balungan seharga Rp25.000 atau tengkleng yang telah dimasak dengan harga Rp28.000 per porsi.

 

Selain itu tersedia tongseng daging seharga Rp20.000. Pelanggan juga diperbolehkan meminta campuran jeroan tanpa mengubah harga menu. Bagi pencinta bagian kepala kambing, tersedia pula tongseng kepala dengan harga Rp30.000 per porsi.

 

Menu lain yang cukup menarik perhatian adalah gulai campur berisi jeroan dan balungan. Dengan harga hanya Rp7.000, pembeli sudah mendapatkan semangkuk gulai lengkap yang dinilai cukup mengenyangkan.

 

Sate Klatak Dibakar Menggunakan Jeruji Besi

 

Keunikan Sate Kambing Muda Tari Roso terlihat pada menu sate klatak. Berbeda dari sate pada umumnya yang menggunakan tusuk bambu, sate di tempat ini memakai jeruji besi berukuran besar.

 

Menurut pemilik, penggunaan jeruji besi membuat panas merata hingga ke bagian tengah daging sehingga proses pemasakan menjadi lebih sempurna.

 

Sementara itu, sate tusuk dibumbui menggunakan marinasi kecap sebelum dibakar. Daging dicelup ke dalam bumbu sebanyak dua kali agar cita rasanya semakin meresap.

 

Pelanggan Bebas Menentukan Tingkat Pedas

 

Warung ini juga memberikan keleluasaan kepada pelanggan untuk menentukan tingkat kepedasan.

 

Mulai dari tanpa cabai, satu cabai hingga dua cabai yang lebih pedas dapat dipilih tanpa dikenakan biaya tambahan. Pilihan tersebut berlaku untuk menu tongseng maupun olahan berkuah lainnya.

 

Pemilik juga menjelaskan bahwa tengkleng dan tongseng memiliki rasa yang hampir serupa. Perbedaannya terletak pada racikan bumbu yang digunakan sehingga menghasilkan karakter rasa masing-masing.

 

Ulasan Rasa Setiap Menu

 

Menu pertama yang dicicipi adalah sate tusuk seharga Rp22.000. Pengulas menilai tekstur daging sangat empuk dengan perpaduan rasa gurih, manis, serta aroma bakaran yang kuat.

 

Sate tersebut disajikan bersama bawang merah, tomat, cabai, mentimun, dan bumbu kecap yang menggunakan campuran terasi sehingga cita rasanya semakin lengkap.

 

Berikutnya adalah tongseng daging. Kuah tongseng menghadirkan kombinasi rasa gurih, manis, dan pedas sesuai permintaan pelanggan. Potongan daging juga dinilai cukup besar serta tetap empuk saat disantap bersama nasi.

 

Menu tengkleng menjadi salah satu yang paling disukai. Dengan harga Rp28.000, porsinya dianggap melimpah meski kuahnya dibuat lebih sedikit atau nyemek.

 

Pengulas menyebut daging pada tengkleng mudah terlepas dari tulang, memiliki rempah yang terasa kuat, dan tidak meninggalkan aroma khas kambing yang mengganggu.

 

Sate klatak juga memperoleh penilaian positif. Dagingnya disebut lembut dan semakin nikmat ketika dicelupkan ke dalam kuah gulai yang disediakan terpisah.

 

Kuah gulai tersebut memiliki rasa gurih dengan aroma rempah yang kuat tanpa sensasi pedas, meskipun tampilannya berwarna kemerahan.

 

Terakhir, gulai campur yang berisi jeroan dan balungan dinilai menjadi menu murah dengan rasa yang tetap memuaskan. Kuah gulainya disebut cocok disantap bersama nasi hangat.

Baca Juga: Sate Kambing Muda Tari Roso Sleman Jadi Buruan Pecinta Kuliner, Sate Klatak hingga Tengkleng Mulai Rp7.000

Layani Pesanan Akikah

 

Selain melayani pelanggan harian, warung ini juga menerima pesanan akikah.

 

Pemilik menyampaikan bahwa pelanggan dapat memesan kambing dalam kondisi mentah maupun matang. Bahkan proses penyembelihan juga dapat dilakukan langsung di lokasi karena warung menyediakan kambing sendiri.

 

Dalam penutup ulasannya, Gendut Keliling menilai seluruh menu yang disajikan memiliki cita rasa memuaskan dengan harga yang masih ramah di kantong. Suasana warung bergaya joglo juga memberikan kenyamanan bagi pengunjung yang ingin menikmati aneka olahan kambing bersama keluarga maupun teman.

Editor : Ingge Nayla Ayu Karina
Sumber : gendut keliling, You Tube, DIOLAH
Sate Klatak Sleman Sate Kambing Muda Tari Roso Tengkleng Kambing Kuliner Sleman Harga Sate Kambing Sleman