RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM – Soto ayam Lamongan menjadi salah satu kuliner khas Jawa Timur yang digemari banyak orang. Kuahnya yang gurih, segar, berpadu dengan koya khas membuat hidangan ini selalu menggugah selera.
Dalam sebuah tayangan memasak, proses pembuatan soto ayam kampung dilakukan secara tradisional di area persawahan. Sebelum mulai memasak, area sekitar dibersihkan terlebih dahulu agar suasana memasak terasa lebih nyaman.
Menu ini dipilih sebagai sajian penyegar setelah beberapa hari menikmati makanan bersantan. Perpaduan kuah hangat, rasa gurih, sedikit pedas, dan perasan jeruk nipis membuat soto ayam semakin nikmat disantap.
Persiapan Ayam dan Bahan Pelengkap
Ayam kampung digunakan sebagai bahan utama agar menghasilkan cita rasa kaldu yang lebih gurih. Ayam direbus hingga setengah matang sebelum nantinya dimasak kembali bersama bumbu.
Selain ayam, disiapkan pula berbagai pelengkap seperti kentang goreng, telur rebus, kol, daun bawang, jeruk nipis, kerupuk, serta cabai sesuai selera.
Seluruh pelengkap tersebut menjadi ciri khas penyajian soto Lamongan yang kaya rasa dan tekstur.
Bumbu Rempah yang Membuat Kuah Semakin Harum
Aroma khas soto berasal dari perpaduan rempah-rempah seperti bawang merah, bawang putih, jahe, lengkuas, kunyit, ketumbar, jintan, merica, dan kemiri.
Bumbu kemudian ditumis bersama serai dan daun jeruk hingga benar-benar matang dan mengeluarkan aroma harum.
Untuk memperkuat rasa gurih, ditambahkan pula udang kering sebagai penyedap alami sebelum bumbu dicampurkan ke dalam rebusan ayam.
Ayam Direbus Hingga Empuk dan Bumbu Meresap
Setelah bumbu matang, ayam kembali dimasukkan ke dalam kuah agar seluruh rempah meresap sempurna ke dalam daging.
Proses perebusan dilakukan hingga ayam benar-benar empuk dan kaldunya menjadi semakin kaya rasa.
Setelah matang, ayam diangkat, disuwir atau dipotong-potong agar lebih mudah disantap bersama kuah soto.
Koya Khas Lamongan Jadi Kunci Kelezatan
Salah satu ciri khas soto Lamongan adalah penggunaan koya sebagai taburan.
Koya dibuat dari bawang putih goreng yang dihaluskan bersama kerupuk hingga menjadi bubuk gurih.
Saat ditaburkan ke atas kuah panas, koya akan larut dan membuat kuah menjadi lebih kental serta menghadirkan rasa gurih yang khas.
Penyajian Semakin Lengkap dengan Aneka Pelengkap
Sebelum disajikan, mangkuk diisi dengan nasi hangat, irisan kol, suwiran ayam, kentang goreng, telur rebus, daun bawang, serta taburan koya.
Kuah panas kemudian disiramkan hingga seluruh bahan terendam.
Sebagai pelengkap, ditambahkan perasan jeruk nipis, sambal, dan kerupuk agar rasa soto semakin segar dan nikmat.
Baca Juga: Cara Membuat Soto Ayam Lamongan, Kuah Gurih Berempah dengan Koya Khas yang Menggugah Selera
Cocok Dinikmati Bersama Keluarga
Soto ayam kampung Lamongan sangat cocok disantap saat cuaca panas maupun hujan. Kuah hangat dengan cita rasa gurih, segar, sedikit pedas, dan aroma rempah mampu mengembalikan selera makan.
Menikmati soto di suasana pedesaan, terutama di area persawahan yang sejuk, memberikan pengalaman makan yang semakin berkesan.
Hidangan tradisional ini juga menjadi pilihan tepat untuk dinikmati bersama keluarga karena memiliki rasa yang kaya dan disukai berbagai kalangan.
Editor : Ingge Nayla Ayu KarinaSumber : BANUNG GOMEZ, youtube, DIOLAH