TULUNGAGUNG - Resep donat susu viral menjadi salah satu kreasi kuliner yang sedang banyak diburu pecinta camilan. Berbeda dengan donat klasik yang hanya menggunakan taburan gula halus, resep ini menghadirkan sensasi baru melalui balutan susu bubuk dan gula yang memberikan aroma harum serta rasa manis yang lebih lembut di setiap gigitan.
Dalam sebuah video tutorial yang diunggah di YouTube, pembuat konten membagikan resep donat susu viral secara lengkap, mulai dari menyiapkan bahan, menguleni adonan, proses fermentasi, hingga teknik menggoreng agar menghasilkan donat yang empuk dan mengembang sempurna. Tak heran jika resep ini banyak direkomendasikan untuk dicoba di rumah karena menggunakan bahan yang mudah ditemukan.
Selain tampilannya yang menggugah selera, resep donat susu viral juga menawarkan tekstur yang sangat lembut. Perpaduan susu cair dalam adonan dan balutan susu bubuk di bagian luar membuat cita rasa donat semakin istimewa dibandingkan donat biasa.
Bahan Adonan Donat Susu
Resep ini menggunakan 300 gram tepung terigu protein sedang sebagai bahan utama. Selanjutnya ditambahkan 50 gram gula pasir, 5 gram ragi instan, dua butir kuning telur, dan 160 mililiter susu cair dingin.
Semua bahan tersebut dicampurkan lalu diuleni hingga setengah kalis. Dalam tutorial, proses pengulenan dilakukan menggunakan mixer agar lebih cepat. Namun, adonan juga dapat diuleni menggunakan tangan meski membutuhkan waktu lebih lama.
Setelah adonan mulai menyatu, ditambahkan 35 gram margarin dan setengah sendok teh garam. Pengulenan kemudian dilanjutkan sekitar 15 menit hingga adonan benar-benar kalis elastis.
Cara Mengetahui Adonan Sudah Kalis
Salah satu tahapan penting dalam membuat donat adalah memastikan adonan sudah mencapai kondisi kalis elastis. Ciri-cirinya, adonan tidak lagi lengket di wadah dan memiliki permukaan yang halus.
Untuk memastikannya, adonan dapat direntangkan secara perlahan. Jika adonan dapat membentuk lapisan tipis tanpa mudah robek, berarti gluten sudah terbentuk dengan baik dan adonan siap diproses ke tahap berikutnya.
Setelah itu, adonan dibulatkan lalu dipotong sesuai ukuran yang diinginkan. Dalam tutorial ini, setiap adonan ditimbang sekitar 30 gram agar ukuran donat seragam.
Fermentasi Menjadi Kunci Donat Mengembang
Adonan yang telah dibulatkan kemudian disusun di atas loyang yang sudah ditaburi tepung agar tidak lengket. Selanjutnya adonan ditutup menggunakan kain atau plastik dan didiamkan selama 20 hingga 30 menit.
Setelah mengembang, adonan dipipihkan secara perlahan menggunakan telapak tangan atau scraper. Bagian tengah kemudian dilubangi menggunakan jari telunjuk, cetakan donat, atau spuit sesuai kebutuhan.
Donat yang telah dicetak kembali menjalani proses fermentasi kedua hingga ukurannya mengembang sekitar dua kali lipat. Waktu proofing berkisar antara 30 hingga 50 menit, tergantung suhu lingkungan. Pada cuaca yang lebih panas, proses fermentasi biasanya berlangsung lebih cepat.
Teknik Menggoreng agar Donat Tetap Lembut
Baca Juga: Rahasia Donat Empuk Tanpa Berminyak, Coba 7 Tips Anti Gagal
Setelah fermentasi selesai, donat digoreng menggunakan minyak yang telah dipanaskan dengan api sedang cenderung kecil. Penggunaan suhu yang stabil menjadi salah satu kunci agar donat matang merata tanpa cepat gosong.
Donat digoreng hingga kedua sisinya berwarna kuning keemasan. Setelah matang, donat diangkat dan didinginkan sebelum diberi balutan susu agar lapisan luar dapat menempel dengan sempurna.
Balutan Susu Jadi Daya Tarik Utama
Keunikan resep ini terletak pada lapisan luarnya. Balutan dibuat dari satu bungkus susu bubuk full cream yang dicampur dengan 25 gram gula salju atau gula donat dingin.
Setelah kedua bahan tercampur rata, donat yang telah dingin dimasukkan ke dalam campuran tersebut hingga seluruh permukaannya tertutup sempurna. Hasil akhirnya adalah donat dengan aroma susu yang harum, rasa manis yang pas, dan tekstur lembut di setiap gigitan.
Pembuat tutorial menyebut donat susu ini memiliki tekstur yang sangat empuk sehingga cocok dijadikan camilan keluarga maupun ide jualan rumahan. Perpaduan adonan yang lembut dengan balutan susu yang melimpah menjadi alasan mengapa resep ini ramai diperbincangkan dan banyak dicoba oleh para pecinta baking.
Editor : Ingge Nayla Ayu KarinaSumber : Chalistaa Kitchen, You Tube, DIOLAH