TULUNGAGUNG - Resep kue sengkulun ubi ungu menjadi salah satu resep jajanan tradisional yang kembali banyak dicari masyarakat. Di tengah maraknya aneka dessert modern, kue berbahan dasar ubi ungu, tepung ketan, dan kelapa parut ini tetap memiliki tempat di hati pecinta kuliner Nusantara berkat teksturnya yang kenyal, lembut, serta cita rasa manis yang pas.
Melalui sebuah video tutorial, kreator kuliner membagikan resep kue sengkulun ubi ungu dengan langkah-langkah yang mudah dipraktikkan di rumah. Selain cocok sebagai camilan keluarga, resep ini juga dinilai memiliki prospek sebagai usaha rumahan karena menggunakan bahan sederhana dengan biaya produksi yang relatif terjangkau.
Menariknya, resep kue sengkulun ubi ungu tidak membutuhkan teknik pembuatan yang rumit. Seluruh bahan cukup dicampurkan, dimasukkan ke dalam loyang, kemudian dikukus hingga matang. Hasil akhirnya berupa kue tradisional bertekstur lembut dengan aroma kelapa yang khas.
Gunakan Ubi Ungu Kukus Sebagai Bahan Utama
Langkah pertama dimulai dengan menyiapkan sekitar 250 gram ubi ungu yang telah dikukus hingga matang. Setelah itu, ubi dihaluskan menggunakan garpu atau alat penumbuk, tetapi tidak perlu sampai benar-benar lembut.
Tekstur ubi yang masih sedikit kasar justru memberikan sensasi berbeda saat kue dinikmati. Dalam tutorial juga dijelaskan bahwa resep ini tetap dapat dibuat menggunakan jenis ubi lain apabila ubi ungu tidak tersedia.
Selain ubi, disiapkan pula 250 gram kelapa parut yang diambil dari bagian putihnya. Penggunaan kelapa segar memberikan rasa gurih alami sekaligus memperkaya tekstur kue.
Campurkan Tepung Ketan dan Bumbu Pelengkap
Ke dalam campuran ubi dan kelapa dimasukkan 250 gram tepung ketan sebagai bahan pengikat. Selanjutnya ditambahkan 200 gram gula pasir, seperempat sendok teh garam, dan satu bungkus vanili bubuk agar aroma kue semakin harum.
Semua bahan diaduk menggunakan tangan secara perlahan hingga tercampur rata. Pembuat video menekankan agar proses pengadukan tidak dilakukan dengan cara menekan adonan terlalu kuat karena dapat membuat hasil akhir menjadi padat.
Berbeda dengan adonan roti atau kue basah lainnya, adonan sengkulun memang tidak akan menjadi kalis. Setelah seluruh bahan tercampur, teksturnya tetap terlihat berbutir atau sedikit berpasir.
Masukkan Adonan Tanpa Dipadatkan
Setelah adonan selesai, langkah berikutnya adalah menyiapkan loyang persegi berukuran 16 x 16 sentimeter yang telah diolesi minyak sayur tipis-tipis.
Adonan kemudian dimasukkan seluruhnya ke dalam loyang. Meski terlihat penuh, adonan tidak perlu dipadatkan menggunakan sendok maupun tangan. Cukup ratakan bagian atasnya secara perlahan agar permukaannya lebih rapi.
Menurut pembuat tutorial, memadatkan adonan merupakan kesalahan yang sering dilakukan pemula. Akibatnya, tekstur sengkulun bisa menjadi keras setelah matang sehingga tidak lagi lembut saat disantap.
Baca Juga: Resep Kue Sengkulun Ubi Ungu, Camilan Tradisional Kenyal yang Cocok Jadi Ide Jualan Modal Sederhana
Kukus Selama Kurang Lebih 50 Menit
Setelah permukaan adonan diratakan, loyang dimasukkan ke dalam kukusan yang telah dipanaskan sebelumnya. Tutup kukusan diberi kain bersih agar tetesan uap air tidak mengenai permukaan adonan.
Proses pengukusan berlangsung sekitar 50 menit hingga seluruh bagian matang sempurna. Setelah matang, kue langsung diangkat, tetapi belum boleh dipotong sebelum benar-benar dingin.
Saat suhu mulai turun, tinggi kue memang sedikit menyusut. Kondisi tersebut merupakan karakteristik normal dari kue sengkulun dan tidak memengaruhi cita rasanya.
Mudah Dikemas untuk Peluang Usaha
Kue yang sudah dingin kemudian dilepaskan dari loyang dan dipotong menjadi beberapa bagian. Agar hasil potongan tetap rapi, pisau dapat dilapisi plastik sehingga tidak lengket saat memotong.
Selain dijual utuh dalam satu loyang, sengkulun juga dapat dikemas dalam potongan kecil menggunakan wadah mika. Dalam video disebutkan bahwa satu potong dapat dijual sekitar Rp1.000 hingga Rp2.000, tergantung harga bahan baku dan kondisi pasar di masing-masing daerah.
Dengan tampilan menarik, warna ungu alami, tekstur kenyal, serta rasa gurih dari kelapa parut, kue sengkulun ubi ungu menjadi salah satu jajanan tradisional yang masih memiliki pasar hingga sekarang. Resep sederhana ini pun layak dicoba, baik sebagai camilan keluarga maupun peluang usaha kuliner skala rumahan.
Editor : Ingge Nayla Ayu KarinaSumber : Dapur Lielis, You Tube, DIOLAH