TULUNGAGUNG – Resep Tempe Mendoan Banyumas menjadi salah satu resep tradisional yang banyak dicari karena menawarkan cita rasa gurih dengan tekstur lembut khas daerah Banyumas, Jawa Tengah. Berbeda dari tempe goreng tepung biasa yang renyah, mendoan justru dikenal memiliki lapisan adonan yang empuk, sedikit kenyal, dan kaya aroma rempah.
Melalui video tutorial memasaknya, Chef Devina Hermawan membagikan Resep Tempe Mendoan Banyumas lengkap beserta berbagai tips agar hasil gorengan tetap mengembang, tidak menyerap banyak minyak, serta memiliki aroma yang lebih sedap. Beberapa teknik sederhana ternyata menjadi kunci utama keberhasilan membuat mendoan yang autentik.
Selain proses menggoreng, pemilihan bahan adonan hingga penyajian bersama sambal kecap pedas juga menjadi faktor penting yang membuat tempe mendoan terasa semakin nikmat ketika disantap selagi hangat.
Gunakan Tempe Iris Tipis
Langkah pertama dalam membuat tempe mendoan adalah memilih tempe dengan irisan tipis. Jika hanya tersedia tempe balok biasa, tempe dapat dipotong setipis mungkin menggunakan pisau tajam agar adonan dapat melapisi seluruh permukaan secara merata.
Irisan yang tipis membuat tempe lebih cepat matang sekaligus menghasilkan tekstur lembut sesuai karakter asli mendoan khas Banyumas.
Racikan Adonan yang Tepat
Adonan dibuat dari campuran tepung terigu dan tepung beras sebagai bahan utama.
Bumbu halus terdiri atas bawang putih, ketumbar, garam, gula, merica, kaldu bubuk, serta sedikit kunyit bubuk untuk memberikan warna kuning alami pada adonan.
Devina Hermawan juga menambahkan telur ke dalam adonan. Menurutnya, telur berfungsi menciptakan tekstur yang sedikit kenyal ketika digigit.
Sementara bagi yang menginginkan hasil lebih lembut, penggunaan telur dapat dihilangkan dan diganti dengan tambahan air.
Selain telur, baking powder juga menjadi bahan penting. Fungsinya bukan membuat gorengan renyah, melainkan membantu adonan mengembang sehingga tampak lebih ringan dan menarik.
Daun bawang yang diiris cukup banyak kemudian dimasukkan ke dalam adonan untuk memberikan aroma harum sekaligus mempercantik tampilan tempe mendoan.
Rahasia Menggoreng agar Tidak Berminyak
Salah satu tips penting yang dibagikan adalah menggunakan minyak dalam jumlah cukup banyak dengan suhu benar-benar panas.
Saat tempe yang telah dibaluri adonan dimasukkan ke dalam minyak panas, lapisan tepung akan langsung mengembang sehingga tidak menyerap minyak berlebihan.
Meski menggunakan api besar, proses menggoreng dilakukan dalam waktu singkat.
Tempe tidak perlu digoreng hingga berwarna cokelat tua. Cukup sampai adonan berubah kuning matang agar aroma tepung, bawang putih, dan daun bawang benar-benar hilang tanpa membuat tekstur menjadi kering.
Teknik ini menghasilkan tempe mendoan yang tetap lembut, sedikit kenyal, tetapi matang sempurna.
Sambal Kecap Pelengkap Wajib
Cita rasa tempe mendoan semakin lengkap dengan sambal kecap khas Banyumas.
Sambal dibuat dari bawang putih, cabai rawit merah dan hijau, garam, sedikit penyedap rasa, kecap manis, perasan jeruk limau atau jeruk purut, serta bawang merah goreng maupun bawang merah mentah.
Seluruh bahan diulek kasar sehingga menghasilkan perpaduan rasa pedas, manis, gurih, dan segar yang sangat cocok dipadukan dengan tempe mendoan hangat.
Selain sambal kecap, sebagian masyarakat juga menikmati mendoan hanya dengan cabai rawit hijau segar.
Menu Tradisional yang Tetap Digemari
Tempe mendoan menjadi salah satu kuliner khas Banyumas yang tetap bertahan di tengah banyaknya makanan modern.
Baca Juga: Probiotik dan Prebiotik Disebut Jadi Kunci Hidup Sehat, Tempe hingga Air Kelapa Muda Disorot
Bahan-bahannya mudah ditemukan, proses pembuatannya sederhana, serta dapat disajikan sebagai camilan, lauk makan siang, maupun hidangan saat berkumpul bersama keluarga.
Dengan perpaduan adonan yang pas, teknik menggoreng menggunakan minyak panas, serta sambal kecap yang kaya rasa, tempe mendoan mampu menghadirkan sensasi lembut, gurih, harum, dan sedikit kenyal dalam setiap gigitan.
Tak heran jika resep tradisional ini terus menjadi favorit masyarakat Indonesia dan banyak dicari sebagai inspirasi menu rumahan yang praktis sekaligus menggugah selera.
Editor : Ingge Nayla Ayu KarinaSumber : Devina Hermawan, You Tube, DIOLAH