JAKARTA - Red velvet cake bisa dibuat dengan tekstur lembut, moist, dan tidak terlalu manis melalui proses yang cukup sederhana. Dalam video tutorial yang dibagikan, pembuatan red velvet cake dimulai dari mencampurkan bahan kering dan basah, lalu menggunakan cairan panas untuk menghasilkan tekstur cake yang lebih halus.
Resep red velvet cake tersebut juga menggunakan cream cheese frosting sebagai pelengkap. Perpaduan cake yang lembut dengan frosting membuat hasil akhirnya terasa lebih istimewa tanpa membutuhkan teknik dekorasi yang rumit.
Bagi yang mencari cara membuat red velvet cake lembut dan moist, proses dalam tutorial ini dapat menjadi salah satu referensi. Adonan dibuat menggunakan tepung, baking soda, baking powder, garam, cocoa powder, gula, telur, minyak, susu, cuka putih, ekstrak vanila, serta pewarna merah.
Baca Juga: Tumbuh 5,29 Persen, Kok Terasa Berat?
Proses Adonan Red Velvet Cake
Tahap pertama dimulai dengan menyiapkan loyang. Bagian dasar loyang dilapisi tipis menggunakan butter, kemudian diberi parchment paper sebagai alas cake.
Selanjutnya, seluruh bahan kering dicampurkan dalam satu wadah. Tepung, baking soda, baking powder, garam, cocoa powder, dan gula pasir diaduk menggunakan whisk hingga tercampur rata.
Di wadah berbeda, bahan basah disiapkan. Telur, minyak, susu panas, cuka putih, ekstrak vanila, dan pewarna merah dicampurkan hingga menyatu.
Baca Juga: KIP Digital Tidak Berlaku? Jangan Panik, Begini Cara Mengaktifkan Kembali Agar Bantuan PIP Bisa Cair
Dalam tutorial tersebut, pewarna berbentuk gel digunakan untuk menghasilkan warna merah yang lebih terang. Adonan kemudian dicampur dengan bahan kering dan diaduk menggunakan whisk hingga teksturnya halus.
Setelah itu, susu dan butter dipanaskan dalam panci menggunakan api sedang hingga susu mulai mendidih perlahan. Cairan panas tersebut kemudian dimasukkan secara bertahap ke dalam adonan sambil diaduk perlahan.
Teknik tersebut digunakan karena cairan panas dapat membantu menghasilkan tekstur cake yang lebih halus dan proses pemanggangan yang lebih merata, terutama pada adonan cake berbahan dasar minyak dan cokelat.
Cake Didinginkan Sebelum Dihias
Adonan yang sudah tercampur rata kemudian dituangkan ke dalam loyang dan dipanggang dalam oven yang telah dipanaskan sebelumnya. Cake dinyatakan matang ketika bagian atasnya kembali naik setelah disentuh dengan lembut dan tusuk sate yang dimasukkan ke bagian tengah keluar dengan sedikit remah.
Cake yang baru matang masih sangat lembut sehingga perlu didiamkan hingga benar-benar dingin sebelum dikeluarkan dari loyang. Setelah dingin, bagian samping dilepaskan menggunakan spatula kecil.
Bagian atas cake juga dapat dirapikan agar permukaannya lebih rata. Potongan cake tersebut tidak perlu dibuang karena bisa digunakan sebagai remah untuk dekorasi.
Baca Juga: KIP Digital Tidak Berlaku, Masih Bisakah Diaktifkan? Ini Penyebab dan Solusi Agar PIP Kembali Cair
Dalam tutorial, remah cake dipanggang kembali pada suhu sekitar 300 derajat Fahrenheit selama kurang lebih 15 menit agar menjadi kering. Setelah itu, remah dihancurkan menjadi potongan-potongan kecil.
Resep yang sama juga dapat digunakan untuk membuat cupcake. Setengah resep disebut dapat menghasilkan sekitar satu lusin cupcake, sedangkan satu resep penuh dapat menghasilkan sekitar dua lusin cupcake.
Cream Cheese Frosting Jadi Pelengkap
Setelah cake siap, tahap berikutnya adalah membuat cream cheese frosting. Butter yang lembut, gula bubuk, dan garam dikocok dengan kecepatan sedang hingga sedang-tinggi selama sekitar lima menit sampai teksturnya mengembang.
Cream cheese dingin kemudian ditambahkan dan dikocok kembali hingga tercampur rata. Penggunaan cream cheese yang masih dingin disebut membantu menghasilkan frosting yang lebih kokoh.
Frosting kemudian dioleskan di atas lapisan pertama cake sebelum lapisan kedua diletakkan. Setelah itu, seluruh permukaan cake dilapisi tipis sebagai crumb coat untuk mengunci remah-remah cake agar tidak keluar saat proses dekorasi akhir.
Cake selanjutnya dapat dihias sesuai selera. Dalam tutorial, dekorasi dibuat dengan tampilan sedikit rustic menggunakan cake spatula sehingga tidak membutuhkan piping bag.
Hasil akhirnya adalah red velvet cake yang lembut, moist, dan tidak terlalu manis. Cake juga dapat disimpan di dalam kulkas dengan permukaan tertutup rapat. Teksturnya tetap lembut, meski dalam tutorial disebut terasa sedikit lebih fluffy ketika berada pada suhu ruang.
Red velvet cake tersebut juga dapat dibuat dalam berbagai bentuk dan ukuran, mulai dari cake berlapis, sheet cake, hingga cupcake. Dengan proses yang sederhana dan cream cheese frosting sebagai pelengkap, resep ini menawarkan cara membuat red velvet cake yang lembut sekaligus menarik untuk disajikan bersama keluarga dan teman.
source:youtube @PastryLivingwithAya
Editor : Ayu Nur Laily