JAKARTA - Resep es krim rumahan ini bisa menjadi pilihan bagi yang ingin membuat camilan dingin sendiri tanpa harus membeli di luar. Bahan yang digunakan sederhana, sementara hasil akhirnya disebut memiliki tekstur lembut dan creamy.
Resep es krim rumahan tersebut menggunakan susu cair, santan instan, kental manis, gula, tepung maizena, serta SP sebagai pengembang dan pelembut. Adonan juga dapat diberi berbagai rasa sesuai selera.
Tidak hanya untuk camilan keluarga, es krim ini juga bisa menjadi ide jualan. Adonan dapat dibagi menjadi beberapa rasa, kemudian dikemas menggunakan wadah atau cup es krim.
Campurkan Susu, Santan, dan Kental Manis
Bahan pertama yang digunakan adalah satu kaleng susu kental manis berukuran 370 gram. Kemudian tambahkan satu bungkus santan instan sebanyak 65 mililiter.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Start dari Posisi 12, Pembalap Indonesia Punya Modal Kuat Kejar Podium
Selanjutnya, masukkan 150 gram gula pasir atau sekitar 10 sendok makan. Tambahkan pula 1.000 mililiter susu cair full cream dan sekitar 500 mililiter air.
Agar tekstur es krim nantinya lebih kental dan creamy, digunakan 100 gram tepung maizena. Tepung tersebut terlebih dahulu dilarutkan menggunakan sedikit adonan.
Setelah larut, campuran tepung maizena dimasukkan sambil disaring. Cara tersebut dilakukan untuk mencegah adanya gumpalan dalam adonan.
Masak dengan Api Kecil
Seluruh bahan kemudian dimasak di atas kompor menggunakan api kecil. Adonan harus terus diaduk selama proses pemasakan.
Baca Juga: Gegap Gempita HUT ke-81 RI, Budaya Indonesia dan Kreativitas Anak Bangsa Jadi Sorotan
Pengadukan penting dilakukan agar adonan tidak menggumpal dan seluruh bahan tercampur rata. Setelah beberapa saat, adonan akan mulai mengental.
Ketika adonan sudah mendidih dan teksturnya mengental, kompor dapat dimatikan. Adonan kemudian dituangkan ke dalam wadah berukuran cukup besar.
Karena masih panas, adonan perlu diaduk terlebih dahulu sampai uap panasnya hilang. Setelah cukup dingin, masukkan wadah ke dalam freezer selama sekitar tiga hingga empat jam sampai adonan membeku.
Gunakan SP untuk Membuat Tekstur Lebih Lembut
Setelah adonan membeku, tahap berikutnya adalah menambahkan SP. Dalam resep tersebut digunakan sekitar dua sendok teh SP.
SP terlebih dahulu dilelehkan dengan cara dipanaskan menggunakan wadah di atas air mendidih. Setelah mencair, SP dapat diangkat dan dituangkan ke dalam adonan es krim yang sudah beku.
Adonan kemudian dimixer selama sekitar 10 menit. Proses tersebut membuat volume adonan mengembang hingga sekitar dua kali lipat.
Tekstur adonan juga menjadi lebih lembut. SP dalam resep ini digunakan untuk membantu mengembangkan sekaligus melembutkan adonan es krim.
Bisa Dibuat dengan Banyak Rasa
Setelah adonan mengembang, campuran dapat dibagi menjadi beberapa bagian. Masing-masing bagian kemudian diberi rasa sesuai selera.
Dalam resep tersebut digunakan bubuk Pop Ice rasa cokelat, stroberi, dan melon. Namun, pilihan rasa dapat disesuaikan dengan bahan yang tersedia.
Buah segar juga dapat ditambahkan untuk memberikan variasi rasa. Selain itu, biskuit bisa menjadi tambahan jika ingin menghasilkan es krim dengan tekstur dan cita rasa berbeda.
Adonan yang sudah diberi rasa kemudian dimasukkan ke dalam wadah. Es krim juga dapat dikemas menggunakan cup jika ingin dijual secara per porsi.
Bekukan Kembali Sebelum Disajikan
Setelah semua adonan masuk ke wadah, es krim kembali dimasukkan ke freezer. Proses pembekuan membutuhkan waktu sekitar lima jam.
Jika ingin mendapatkan hasil lebih maksimal, es krim dapat didiamkan semalaman. Wadah juga perlu ditutup selama berada di dalam freezer.
Setelah benar-benar beku, es krim siap dikeluarkan dan disajikan. Teksturnya terlihat lembut dan halus sehingga mudah dikeruk menggunakan sendok es krim.
Dengan bahan yang mudah ditemukan dan proses yang relatif sederhana, resep es krim rumahan ini bisa menjadi alternatif camilan keluarga. Resep tersebut juga berpotensi dikembangkan menjadi usaha makanan rumahan dengan pilihan rasa yang beragam.
Editor : Maylanni Diana Fitri