Pendap Bengkulu Jadi Sorotan, Kuliner Unik yang Dimasak Semalaman

Muhamad Ahsanul Wildan • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 14:10 WIB
Pendap Bengkulu mencuri perhatian Nex Carlos. Simak cita rasa, proses masak, dan uniknya kuliner khas Bengkulu ini. (Pinterest)
Pendap Bengkulu mencuri perhatian Nex Carlos. Simak cita rasa, proses masak, dan uniknya kuliner khas Bengkulu ini. (Pinterest)

JAKARTA - Pendap Bengkulu menjadi salah satu kuliner khas yang menarik perhatian dalam perjalanan kuliner YouTuber Nex Carlos di Bengkulu.

Makanan berbahan ikan yang dibumbui rempah dan dimasak lama tersebut disebut sebagai salah satu sajian yang banyak direkomendasikan warga setempat. Selain Pendap, ia juga mencicipi bagar hiu yang memiliki cita rasa dan tekstur berbeda.

Baca Juga: Road Trip Labuan Bajo: Naik Feri 8 Jam hingga Living Onboard Kapal Pinisi

Pendap Bengkulu, Kuliner yang Banyak Direkomendasikan

Dalam video tersebut, Nex Carlos menyusuri kawasan pantai di Kota Bengkulu sebelum melanjutkan perjalanan menuju sebuah rumah makan yang menyajikan makanan khas daerah.

Ia mengungkapkan bahwa banyak orang Bengkulu merekomendasikan Pendap sebagai salah satu makanan yang wajib dicoba ketika berkunjung ke daerah tersebut.

Pendap disebut memiliki proses pengolahan yang cukup panjang. Ikan dibumbui dengan berbagai rempah, termasuk kunyit. Setelah itu, bahan makanan dibungkus menggunakan daun pisang dan dimasak dalam waktu lama.

Dalam penjelasannya, proses memasak Pendap dilakukan sejak malam hingga pagi berikutnya menggunakan kayu bakar. Cara tersebut menjadi bagian penting dalam menghasilkan makanan dengan tekstur dan rasa yang khas.

Saat mencicipinya, Nex Carlos menggambarkan tekstur Pendap sebagai sangat lembut. Bagian luarnya yang dibungkus daun menjadi lunak setelah melalui proses pemasakan yang panjang, sementara bagian dalamnya berisi daging ikan yang telah diolah bersama bumbu.

Cita rasanya disebut cenderung pedas dan asin. Selain itu, terdapat rasa asam yang berasal dari asam kandis. Karakter rasa tersebut disebut menjadi bagian dari ciri makanan yang disajikan di rumah makan tersebut.

Bagar Hiu dengan Cita Rasa Berbeda

Selain Pendap, Nex Carlos juga mencoba makanan lain yang cukup unik, yakni bagar hiu. Sajian tersebut menggunakan daging hiu yang diolah bersama kelapa parut dan berbagai rempah.

Berbeda dari Pendap yang memiliki tekstur sangat lembut, daging pada bagar hiu terasa lebih padat. Nex Carlos bahkan membandingkan teksturnya dengan ikan berdaging tebal yang tetap empuk ketika dimakan.

Rasanya juga dinilai berbeda dari perkiraan. Meskipun menggunakan bumbu rempah yang cukup kuat, bagar hiu tidak memiliki karakter seperti rendang karena tidak menggunakan santan. Penggunaan kelapa dan rempah menghasilkan cita rasa tersendiri.

Dalam video itu, Nex Carlos juga menanyakan mengenai penggunaan daging hiu. Pihak rumah makan menjelaskan bahwa hiu bukan sengaja dicari untuk dijadikan menu. Jika nelayan mendapatkan hiu sebagai tangkapan dan ikan tersebut sudah mati, dagingnya dapat dimanfaatkan.

Ketersediaan menu tersebut juga tidak selalu ada. Bagar hiu disebut hanya tersedia pada waktu tertentu, bergantung pada hasil tangkapan.

Harga Pendap dan Bagar Hiu

Dari percakapan dengan pihak rumah makan, harga makanan dihitung berdasarkan jenis dan potongannya. Sayuran dihitung per porsi, sedangkan lauk ikan dihitung per potong.

Dalam video tersebut, satu potong Pendap disebut berada di kisaran Rp15 ribu. Sementara itu, harga bagar hiu juga dihitung berdasarkan potongan.

Perjalanan Nex Carlos menunjukkan bahwa kuliner Bengkulu tidak hanya menawarkan makanan yang populer secara umum, tetapi juga sajian tradisional dengan proses pengolahan panjang. Pendap Bengkulu menjadi salah satu makanan yang memperlihatkan kuatnya penggunaan ikan dan rempah dalam kuliner daerah tersebut.

Baca Juga: Road Trip Labuan Bajo: Naik Feri 8 Jam hingga Living Onboard Kapal Pinisi

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
Sumber : Nex Carlos
Pendap Bengkulu Bengkulu Nex Carlos kuliner Bengkulu bagar hiu