JAKARTA - Kaledo khas Palu dikenal sebagai hidangan berkuah segar dengan bahan utama tulang sapi. Dalam video kanal YouTube Dapur Warna-Warni, kaledo dibuat dengan cara sederhana tanpa menggunakan panci presto.
Ada teknik merebus dan mendiamkan tulang secara bergantian yang disebut dapat membuat daging lebih cepat empuk, sementara kuahnya tetap kaya rasa dari asam jawa, cabai hijau, dan bumbu sederhana.
Hidangan berbahan tulang sapi ini menjadi salah satu pilihan yang menarik bagi pencinta kuliner berkuah. Selain menggunakan bahan yang mudah ditemukan, proses memasaknya juga tidak membutuhkan banyak bumbu.
Baca Juga: Pendap Bengkulu Jadi Sorotan, Kuliner Unik yang Dimasak Semalaman
Bahan Sederhana untuk Membuat Kaledo
Dalam video tersebut, bahan utama yang digunakan adalah sekitar 1 kilogram tulang sapi. Bagian yang dipakai berupa tulang iga dan tulang kaki, meski jumlah serta jenis tulang dapat disesuaikan dengan selera.
Bahan lainnya terdiri atas tujuh tangkai asam jawa mentah, cabai hijau sesuai selera, tiga lembar daun jeruk, garam, satu sendok teh gula pasir, serta penyedap rasa secukupnya. Untuk pelengkap, disiapkan bawang goreng dan singkong yang nantinya direbus hingga empuk.
Langkah pertama dilakukan dengan memasak asam jawa sampai lunak. Setelah itu, asam jawa diangkat dan dihaluskan dengan tambahan air. Air hasil perasan kemudian disaring hingga dua kali untuk mendapatkan kuah asam yang lebih bersih.
Sementara itu, cabai hijau direbus sebentar sampai layu. Cabai kemudian dihaluskan bersama garam dan disisihkan untuk digunakan sebagai pelengkap maupun penambah aroma kuah.
Trik Merebus Tulang Tanpa Presto
Bagian yang menarik dari resep ini adalah teknik mengempukkan daging tulang sapi tanpa menggunakan presto. Air sebanyak kurang lebih tiga liter direbus sampai mendidih atau hingga cukup untuk merendam tulang.
Setelah mendidih, tulang sapi dimasukkan bersama garam dan daun jeruk. Gula pasir kemudian ditambahkan untuk menyeimbangkan rasa kuah.
Menurut langkah yang ditunjukkan dalam video, tulang direbus selama sekitar 10 menit. Setelah itu, kompor dimatikan dan panci ditutup. Tulang didiamkan selama kurang lebih 15 menit.
Proses tersebut dilakukan hingga tiga kali. Dalam video dijelaskan bahwa semakin lama proses pendiaman dilakukan, daging akan semakin mudah empuk.
Setelah daging mulai empuk, air asam jawa dimasukkan ke dalam rebusan. Garam ditambahkan kembali apabila rasanya masih kurang. Cabai hijau halus juga dapat dimasukkan ke dalam kuah atau diberikan ketika kaledo akan disajikan.
Kaledo Disajikan Bersama Singkong Rebus
Setelah bumbu tercampur dan kuah kembali mendidih, bawang merah goreng ditambahkan sekitar satu hingga dua sendok makan. Daging tulang kemudian dipisahkan terlebih dahulu dari kuah apabila hidangan akan dipanaskan berulang kali. Cara ini dilakukan agar daging tidak mudah hancur dan tetap menempel pada tulangnya.
Jika air kuah menyusut, sedikit air dapat ditambahkan dan dimasak kembali hingga mendidih.
Sebagai pelengkap, singkong direbus secara terpisah sampai empuk dengan tambahan garam secukupnya. Setelah matang, singkong disajikan bersama kaledo.
Kaledo kemudian diberi taburan bawang goreng dan cabai hijau. Perpaduan kuah asam, rasa gurih tulang sapi, serta singkong rebus menjadi bagian utama dari sajian yang ditampilkan Dapur Warna-Warni.
Resep ini menunjukkan bahwa membuat kaledo di rumah tidak selalu membutuhkan peralatan khusus. Dengan teknik merebus yang tepat dan kesabaran dalam proses pendiaman, tulang sapi dapat diolah menjadi hidangan berkuah yang menggugah selera.
Baca Juga: Pendap Bengkulu Jadi Sorotan, Kuliner Unik yang Dimasak Semalaman
Editor : Muhamad Ahsanul WildanSumber : Dapur Warna Warni