13 Makanan Khas Papua yang Unik, Ada Papeda hingga Cacing Laut

Muhamad Ahsanul Wildan • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 15:40 WIB
13 makanan khas Papua unik, dari papeda, udang selingkuh hingga cacing laut yang menarik dicoba. (Ilustrasi Gemini AI)
13 makanan khas Papua unik, dari papeda, udang selingkuh hingga cacing laut yang menarik dicoba. (Ilustrasi Gemini AI)

PAPUA - Makanan khas Papua tidak hanya dikenal lewat papeda, tetapi juga memiliki beragam kuliner unik dengan bahan dan cara pengolahan yang berbeda.

Dari udang selingkuh, ulat sagu, kue lontar, hingga cacing laut, sederet makanan tersebut memperlihatkan kekayaan kuliner Papua yang menarik untuk dicoba.

Papua selama ini lebih sering dikenal karena keindahan alamnya. Namun, wilayah tersebut juga menyimpan kekayaan kuliner yang tidak kalah menarik. Sejumlah makanan bahkan memiliki bentuk, bahan, dan cita rasa yang cukup berbeda dari kuliner yang umum ditemukan di daerah lain di Indonesia.

Baca Juga: Ampiang Dadiah Payakumbuh, Yogurt Susu Kerbau Warisan Zaman Belanda yang Masih Bertahan

Papeda hingga Udang Selingkuh

Papeda menjadi salah satu makanan khas Papua yang paling dikenal. Hidangan berbahan dasar sagu ini dimasak hingga menghasilkan tekstur kental, lengket, dan menyerupai lem. Rasanya cenderung tawar sehingga biasanya disantap bersama ikan kuah kuning yang kaya rempah serta sayuran.

Perpaduan papeda dengan kuah ikan kuning menciptakan kontras tekstur dan rasa. Papeda yang lembut dan lengket berpadu dengan kuah gurih serta aroma rempah.

Ada pula udang selingkuh yang dapat ditemukan di kawasan Sungai Baliem, Kabupaten Jayawijaya. Namanya berasal dari bentuknya yang menyerupai udang, tetapi memiliki capit seperti kepiting. Dagingnya disebut memiliki tekstur berserat dan rasa manis yang menyerupai lobster.

Bagi pencinta kuliner ekstrem, ulat sagu juga menjadi makanan yang menarik perhatian. Ulat tersebut berasal dari batang pohon sagu yang telah lapuk. Pengolahannya beragam, mulai dimakan mentah, dibakar, digoreng, hingga dibuat sate.

Kue Tradisional hingga Olahan Sagu

Makanan khas Papua tidak semuanya bercita rasa ekstrem. Kue lontar merupakan salah satu kudapan yang memiliki tampilan menyerupai pai susu dengan ukuran lebih besar. Bahan utamanya antara lain tepung terigu, gula, margarin, telur, dan susu.

Kue lontar biasanya hadir dalam berbagai perayaan, seperti hari raya, tahun baru, hingga ulang tahun. Selain itu, terdapat sagu lempeng yang dibuat dari sagu, kacang, kelapa, dan gula. Bentuknya berupa lempengan dengan tekstur renyah dan dapat dinikmati bersama teh atau kopi.

Kue sagu juga menjadi pilihan oleh-oleh. Tepung sagu dipadukan dengan bahan seperti kenari, terigu, cengkeh, kayu manis, dan kacang tanah sehingga menghasilkan cita rasa gurih serta aroma rempah.

Ikan Bungkus hingga Ikan Bakar Manokwari

Kuliner Papua lainnya adalah ikan bungkus. Sekilas hidangan ini menyerupai pepes ikan, tetapi menggunakan daun talas sebagai pembungkus. Bumbu dengan tambahan daun salam memberikan aroma yang khas pada ikan.

Di Sorong, keripik keladi menjadi salah satu pilihan oleh-oleh. Keripik berbahan ubi keladi tersebut tersedia dalam rasa pedas, manis, dan gurih.

Sementara itu, Aunu Senebre dibuat dari ikan teri, nasi, kelapa parut, serta irisan daun talas. Hidangan tersebut kemudian dikukus hingga matang.

Ada pula cacing laut yang dikenal sebagai kuliner khas Raja Ampat. Setelah dibersihkan, bahan tersebut dipanggang menggunakan serabut dan tempurung kelapa sebelum diberi bumbu seperti rica-rica atau balado.

Untuk kudapan, Timika memiliki Eurimo yang sekilas menyerupai klepon. Bedanya, makanan ini dibuat dari pisang, tepung sagu, dan gula pasir tanpa isian gula merah, kemudian dilapisi kelapa parut.

Terakhir, ada ikan bakar Manokwari. Ikan tongkol dibakar dengan bumbu sambal khas Papua yang digiling kasar. Penggunaan cabai khas Papua menjadi salah satu unsur yang memberikan rasa pedas dan aroma tersendiri.

Ragam tersebut menunjukkan bahwa makanan khas Papua memiliki karakter yang sangat beragam, mulai dari hidangan berbahan sagu hingga kuliner berbasis hasil sungai, laut, dan bahan lokal.

Baca Juga: Ampiang Dadiah Payakumbuh, Yogurt Susu Kerbau Warisan Zaman Belanda yang Masih Bertahan

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
Sumber : 10 BEST ID
makanan khas Papua udang selingkuh ikan bakar Manokwari papeda papua