RADAR TULUNGAGUNG - Perayaan Tahun Baru Imlek merupakan momen yang ditunggu-tunggu bagi masyarakat tionghoa.
Perayaan Tahun Baru Imlek ini penuh dengan warna dan simbol-simbol yang dipercayai sebagai keberuntungan.
Seni kerajinan yang menghasilkan ornamen atau hiasan Imlek menambahkan kesan penuh makna dan keindahan.
Setiap sudut rumah dan tempat peribadatan akan diisi dengan ornamen atau hiasan yang menarik, penuh makna keberuntungan , kemakmuran dan keharmonisan.
Berikut 5 ornament atau hiasan yang sering kita jumpai pada perayaan Tahun Baru Imlek.
1. Lampion Merah
Lampion dibuat dengan berbagai ukuran dan desain agar terlihat menarik saat digantung.
Dikutip dari Universitas Multimedia Nusantara lampion bermakna sebagai pembawa kebahagiaan.
Lampion berwarna merah karena menurut legenda, terdapat binatang buas bernama Nian yang takut dengan warna merah.
Lampion tanpa tulisan memiliki makna harapan hidup senantiasa memuaskan sepanjang tahun.
Sedangkan dengan tulisan memiliki makna yang berbeda-beda.
Dari legenda tersebut, masyarakat Tionghoa menggunakan warna merah untuk mengusir binatang buas.
Lampion merah terbuat dari kertas atau sutra berwarna merah direkatkan pada rancangan bambu maupun kayu.
2. Hiasan Dinding Kaligrafi
Hiasan dinding berupa tulisan kaligrafi yang menggambarkan keberuntungan, umur panjang dan kebahagiaan .
Kata-kata yang dituliskan berisa kata-kata bijak dan harapan baik untuk masa depan.
Kaligrafi dituliskan diatas kertas merah dengan kuas khusus warnanya bisa htam atau warna emas.
3. Angpao
Pemberian angpao pada perayaan imlek merupakan momen yang ditunggu-tunggu.
Angpao bukan hanya pemberian berisi uang, tetapi simbol keberuntungan.
Tradisi ini bukan hanya pemberian uang, maknanya adalah doa dan harapan bagi penerimanya dan mendapatkan keberuntungan di tahun baru.
Angpao tidak hanya diberikan kepada anak-anak saja, anak-anak yang sudah menikahpun dapat memberikan angpao kepada kedua orang tuanya.
Angpao saat ini memiliki ukuran, bentuk, warna dan desain yang bermacam-macam bahkan bisa custum .
4. Hiasan Bentuk Naga
Hiasan dalam bentuk naga dari gambar hingga miniature naga dapat kita jumpai pada perayaan Tahun Baru Imlek.
Naga memiliki filosofi yang mendalam bagi masyarakat Tionghoa, naga dianggap sebagai hewan suci.
Menurut mereka naga memiliki karakter sebagai makhlik yang berkuasa, bijaksana, dan pelindung.
Rumah yang memiliki hiasan naga diharapkan memiliki perlindungan, keberuntungan, roh jahat dan kemakmuran.
Biasanya terbuat dari kayu, bambu, kayu, dan kertas.
4. Pohon Kumquat
Tidak ketinggalan Pohon Kumquat atau Jeruk Nagami juga banyak digunakan sebagai hiasan saat Tahun Baru Imlek.
Pohon ini memiliki makna keberuntungan, kesuksesan, kesejahteraan, dan keharmonisan keluarga.
Pohon ini memilik berbagai ukuran tergantung kebutuhan pengguna.
Beberapa keluarga juga memberikan hiasan seperti pita maupun gantungan bentuk shio atau tulisan keberuntungan. **** (prita)
Editor : Dharaka R. Perdana