RADAR TULUNGAGUNG - Tradisi ganti baju Dewa Mak Co mewarnai rangkaian kegiatan di Klenteng Tjoe Tik Kiong, Tulungagung, dalam rangka menyongsong Tahun Baru Imlek 2025 Minggu (26/1).
Ketua Umum Kelenteng Tjoe Tik Kiong, Sugio Utomo menjelaskan, dalam kegiatan tersebut Dewa Mak Co berganti baju dua kali.
Baca Juga: Tahun Baru Imlek Penuh dengan Ornamen Khas, Ternyata Punya Makna
Yang pertama, Sang Dewi berganti pakaian berwarna kuning untuk keperluan foto paspor yang diminta oleh pihak departemen keagamaan.
Kemudian, Dewa Mak Co berganti pakaian berwarna merah sebagai rangkaian ritual Tahun Baru Imlek.
Baca Juga: Ini Tiga Resep Kue Keranjang Khas Imlek, Semua Pasti Bisa Membuatnya
"Kegiatan hari ini ritual ganti baju Dewa Mak Co seperti yang dilakukan setiap tahunnya. Untuk yang pertama tadi Dewa Mak Co ganti baju warna kuning untuk foto paspor, karena Dewa Mak Co mau ulang tahun dan mudik ke Tiongkok,". Terangnya.
Bioma Kelenteng Tjoe Tik Kiong, Jing Jing menjelaskan, proses menggantikan baju Dewa Mak Co sederhana dan tidak ada yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Baca Juga: Kelanjutan YESS di Tulungagung Penuh Tanda Tanya, Padahal Animo Tetap Tinggi
Jing Jing juga menjelaskan bahwa ganti baju ini dilakukan tidak hanya kepada Dewa Mak Co saja, tapi juga untuk seluruh dewa yang ada di altar depan.
Ritual penggantian baju Dewa Mak Co hanya boleh dilakukan oleh perempuan yang belum atau tidak memiliki suami.
Baca Juga: Jadwal Pengisisan Kursi Pimpinan OPD Lowong Masih Gelap, Sekda Tulungagung: Menunggu Pusat
"Prosesnya sederhana, dimandikan badannya, dibersihkan. Tadi pakai baju kuning untuk foto paspor, lalu diganti dengan baju baru warna merah," jelasnya.
"Berikutnya pada 28 Januari ini kegiatan sembahyang bersama," tambahnya lagi.
Seperti diketahui, Dewa Mak Co merupakan dewa utama di kelenteng ini.
Sejak pagi, para pengurus persiapan ritual tampak antusias. Mereka membawa barang-barang keperluan sesuai tugas masing-masing.
Kemudian setelah ritual selesai, dilanjutkan dengan menghias kelenteng dengan pernak-pernik khas Tahun Baru Imlek dan beberapa lampion. ****
Editor : Dharaka R. Perdana