RADAR TULUNGAGUNG - Keris pamor udan mas merupakan salah satu keris yang menjadi primadona.
Keris berpamor udan mas banyak dicari oleh kalangan pengusaha, pedagang, dan para investor.
Namun tak hanya kalangan itu saja, Setiap pecinta atau kolektor keris, juga hampir pasti memburu jenis pamor yang satu ini.
Tak heran jika keris ini dikenal sebagai salah satu keris yang berharga mahal.
Alasannya, sebagian pecinta keris menganggap pamor udan mas memiliki tuah, sebagai pusaka yang mampu mendatangkan harta bagi pemiliknya.
Benarkah demikian? Tentu saja tidak serta merta begitu.
Baca Juga: Filosofi Keris, Menyatunya Bapa Angksa dan Ibu pertiwi
Tetapi, sang empu (pembuat keris) ketika mbabar (membuat) keris berpamor udan mas menyertakan doa agar kelak si pemilik keris udan mas diberkahi harta yang berlimpah.
Sesuai dengan namanya, udan berarti hujan, mas berarti emas. Maka filosofi yang terkandung di dalam pamor ini adalah berlimpahnya emas, atau yang dimaknai melimpahnya kekayaan.
Baca Juga: Kegilaan Muhammad Zaqqi Mengoleksi Ribuan Keris, Rela Habiskan 6 Juta Buat Sekali Perawatan
Namun sang empu juga mempersyaratkan agar si pemilik pusaka harus giat bekerja agar memiliki harta yang berlimpah.
Terlepas dari makna dan filosofinya, penampilan keris pamor udan mas tampak indah dan memukau.
Ada guratan bulatan-bulatan bersusun sepeti obat nyamuk, berwarna putih di tengah bilah keris. Lebih indah lagi kalau pamor itu dibuat dari bahan meteor dan nikel.
Dalam sejarah Keris Nusantara, pamor udan mas sudah mulai dikenal di era Tuban Majapahit, atau sekitar akhir tahun 1400 Masehi. Dan masih terus diproduksi hingga saat ini (oleh empu zaman sekarang).
Pamor udan mas konon tergolong tidak pemilih artinya bisa dan cocok dimiliki oleh siapapun, tanpa memandang status sosial.
Editor : Dharaka R. Perdana