RADAR TULUNGAGUNG - Keris merupakan salah satu jenis tosan aji yang memiliki banyak pamor. Salah satunya adalah Blarak Sineret yang sangat diidolakan para pecinta keris.
Tetapi keris dengan pamor Blarak Sineret ini jarang dijumpai karenanya pamor yang satu ini tergolong langka.
Baca Juga: Membahas Keris Tak Jauh dari Hal-hal Mistis, Kenapa Demikian? Begini Alasannya
Pamor Blarak Sineret yang original sepuh alias kuno, jarang dijumpai karena teknik pembuatannya tergolong sulit.
Sehingga para empu/pembuat keris zaman dahulu, tidak banyak yang berkarya pamor jenis ini.
Jika dilihat dari bahasa, Blarak Sineret artinya pelepah daun kelapa yang diseret.
Penampakan keris berpamor ini adalah guratan-guratan berwarna putih menyerupai dahan dan daun kelapa di atas bilah keris.
Guratan warna putih itu terbuat dari batu meteor atau nikel yang ditempa di atas bilah keris. Secara kasat mata tampak indah sekali.
Apa lagi secara esoteris banyak yang menganggap pamor ini memiliki filosofi yang sangat bagus.
Yakni membuat pemiliknya tampak berwibawa, disegani, dan mampu menyingkirkan berbagai rintangan.
Sesuai dengan namanya, Blarak Sineret mengandung filosofi membersihkan dan menyingkirkan berbagai kotoran. Fungsinya seperti sapu lidi.
Makanya banyak yang berpendapat keris ini cocok dimiliki okeh seorang pemimpin.
Baik pemimpin organisasi maupun pemimpin di pemerintahan. Misalnya kepala desa, bupati, gubernur, bahkan para raja pasa zaman dahulu kala.
Baca Juga: Filosofi Keris, Menyatunya Bapa Angksa dan Ibu pertiwi
Maka tak pelak keris berpamor Blarak Sineret bernilai tinggi alias mahal harganya.
Tetapi zaman sekarang saat teknologi sudah maju, pamor Blarak Sineret tidak terlalu sulit dibuat.
Baca Juga: Cerita Muhammad Taslim Jadi Kolektor Keris di Trenggalek
Terbukti para empu sekarang, di daerah Aeng Tongtong, Sumenep, Madura, sudah banyak yang bisa memproduksi keris berpamor Blarak Sineret.
Soal harga, keris buatan zaman sekarang berpamor Blarak Sineret, tetap salah satu yang termahal. ****
Editor : Dharaka R. Perdana