RADAR TULUNGAGUNG - Bagi pecinta keris, pasti mengenal banyak tangguh (prediksi masa pembuatanya) keris di Nusantara. Tetapi tahukah anda, keris tangguh apa yang tertua?
Ternyata yang tertua adalah tangguh Kabudhan. Istilah ini untuk menyebut zaman kerajaan-kerajaan Budha.
Di Pulau Jawa masa Kabudhan diawali dari Kerajaan Tarumanegara abad ke 4, hingga Kerajaan Singasari abad ke 11.
Jadi keris tangguh Kabudhan adalah keris yang diproduksi oleh empu-empu sejak Kerajaan Tarumanegara hingga Kerajaan Singasari.
Baca Juga: Kenali 9 Tangguh Keris dari Berbagai Era Pembuatan, Mana yang Kamu Ketahui?
Tangguh Kabudhan ini masanya sangat panjang. Yakni sekitar tujuh abad. Tetapi jumlah kerisnya tidak banyak. Atau tidak banyak ditemukan, di saat ini.
Ada dua kemungkinan kenapa keris tangguh Kabudhan tidak banyak ditemukan. Yang pertama, karena pada zaman itu belum banyak empu pembuat keris. Sehingga produksinya minim.
Baca Juga: Keris Pamor Blarak Sineret Cocok untuk Pemimpin, Terbanyak Buatan Empu Asal Madura, Harganya Berapa?
Sedangkan kemungkinan yang kedua, karena sudah banyak keris tangguh Kabudhan yang rusak atau aus. Tentu saja karana usia.
Keris tangguh Kabudhan memiliki beberapa cirikhas. Antara lain, bilahnya tebal, bentuknya sangat sederhana, dan ukurannya umumnya lebih besar dibandingkan dengan keris tangguh lainnya.
Baca Juga: Membahas Keris Tak Jauh dari Hal-hal Mistis, Kenapa Demikian? Begini Alasannya
Keris Kabudhan kebanyakan tanpa pamor. Disebut dengan istilah pamor wulung atau kelengan. Artinya hitam.
Tetapi ada juga keris Kabudhan yang berpamor. Jika berpamor, biasanya pamornya terbuat dari meteor.
Warnanya sangat putih alias deling. Tatanan pamornya rumit, lipatannya banyak, dan pamornya dominan hampir memenuhi seluruh bilah. Istilahnya murah pamor atau abyor.
Bentuk atau dapurnya sudah terbilang lengkap. Keris lurus ada dapur Bethok, Jalak dan Brojol. Sedangkan yang luk, ditemukan mulai luk 3 sampai luk 13.
Meski garapannya sederhana , tetapi memiliki garis-garis tegas, sudut tajam, dan bilah yang tebal.
Khusus dapur Bethok banyak diyakini sebagai keris tindhih. Disebut juga sebagai ibunya keris.
Bagi para kolektor keris, mengoleksi Bethok seakan menjadi keharusan. Karena Bethok dipercaya bisa meredam aura negatif dari semua keris yang ada.
Bethok artinya ikan bethik yang besar. Sesuai dengan namanya, keris dapur Bethok bentuk bilahnya pandek, melebar, bagian ujungnya agak lancip. Sekilas sangat mirip degan ikan bethik besar.
Meski bentuknya sederhana, tapi jangan salah. Untuk Bethok yang kondisinya relatif utuh, nilainya sangat tinggi alias mahal. Ini berkat kepopuleran dan kelangkaannya.
Editor : Dharaka R. Perdana