RADAR TULUNGAGUNG - Di medio 2020-an keris Naga Siluman kembali mengemuka. Bahkan sempat viral.
Gara-garanya, Pemerintah Belanda menyerahkan sebilah Keris Naga Siluman kepada pemerintah Republik Indonesia pada Maret 2020.
Keris tersebut dulu adalah pusaka milik Pangeran Diponegoro, yang digunakan saat berperang melawan penjajah Belanda.
Keris yang sempat disimpan di Belanda itu akhirnya diserahkan kembali ke Indonesia.
Baca Juga: Lenyap Sejak Abad ke-16, Inilah Keris Andalan Adipati Jipang Arya Penangsang
Sebenarnya seperti apakah Keris Naga Siluman? Adakah Keris Naga Siluman selain milik Pangeran Diponegoro?
Nyatanya ada. Naga Siluman yang ada di tengah masyarakat adalah nama dapur keris yang sangat tersohor.
Baca Juga: Awas Jangan Sampai Tertukar, Ini Perbedaan Keris Ageman dan Keris Tayuhan
Ciri khasnya, di bagian gandik ada relief atau ukiran berbentuk kepala naga.
Tetapi kepala itu hanya diikuti sedikit bagian leher. Hanya leher. Tidak dilanjutkan bagian tubuh naga. Jadi lebih konkretnya, tidak ada relief atau ukiran tubuhnya.
Baca Juga: Keris Pamor Teja Kinurung Cocok untuk Calon Pemimpin, Alasannya Mencengangkan
Bentuk bilahnya macam-macam. Ada yang berupa keris lurus, ada pula yang luk 3, luk 5, sampai luk 15.
Penyebutannya sesuai jumlah luknya. Misalnya Dapur Naga Siluman Luk 5. Dapur Naga Siluman Luk 11, dan lain sebagainya.
Keris ini seolah identik sebagai keris pusaka untuk berperang. Atau untuk menyamar. Sesuai nama dapurnya, Naga Siluman.
Naga artinya ular naga, yang buas dan menakutkan. Siluman memiliki kemampuan bisa nampak dan bisa menghilang.
Baca Juga: Keris Dapur Brojol Konon Bisa Melancarkan Ibu yang Hendak Melahirkan, Ternyata Ini Keistimewaannya
Karenanya banyak yang percaya keris ini memiliki isoteri, pemegangnya bisa menghilang dan menyerang dengan tiba-tiba.
Dulu pemilik keris ini biasanya adalah para pendekar, prajurit, telik sandi, dan para tentara.
Baca Juga: Inilah Keris Tangguh Kamardikan, Bentuknya Jauh Lebih Sempurna, Terus Istimewanya Apa?
Keris Dapur Naga Siluman sudah ditemukan sejak masa yang lama sekali. Pada zaman Kabudhan sudah didapati dapur ini.
Bahkan relief naganya ada pula yang masih berbentuk sangat sederhana dan disebut naga primitif.
Baca Juga: Pegang Keris Pamor Lintang Kemukus Bisa Jadi Orang Sakti? Ternyata Faktanya Mencengangkan
Pada zaman Majapahit, Mataram, Kasultanan Yogyakarta, Kasunanan Surakarta, hingga masa lebih muda lagi, masih ditemukan keris dapur Naga Siluman.
Tidak banyak pecinta keris yang mengoleksi Dapur Naga Siluman. Dengan alasan berbeda-beda.
Baca Juga: Mau Memperindah Tampilan Keris? Empat Hal Berikut Pantang Dilewatkan
Meski begitu, saat ini keris Dapur Naga Siluman tergolong yang memiliki nilai tinggi. Alias mahal harganya.