RADAR TULUNGAGUNG - Air disebut sebagai sumber kehidupan di bumi ini. Maka tak heran jika air digunakan sebagai simbol dalam banyak hal. Salah satunya, air juga gunakan sebagai salah satu nama pamor keris. Yakni pamor Setro Banyu.
Setro artinya lapang atau leluasa. Sedangkan Banyu artinya air. Secara harafiah Setro Banyu memiliki arti air yang mengalir dengan leluasa.
Pamor Setro Banyu memiliki padan kata pamor Banyu Mili. Artinya air yang mengalir.
Pamor Setro Banyu secara isoteri diyakini memiliki tuah, pemiliknya akan mendapat rezeki yang tak akan berhenti dan tak pernah putus. Bagaikan air yang mengalir.
Setro Banyu juga mengandung filosofi; air memiliki sifat terus mengalir sampai akhirnya bermuara ke laut. Ini mengandung makna pekerja keras dan tak mudah putus asa.
Air juga selalu mengalir menempati tempat yang lebih rendah. Artinya manusia hendaknya selalu bersikap merendah dan tidak menonjolkan diri. Meski sebenarnya eksistensinya sangat bisa dirasakan.
Bagi yang percaya isoteri, keris pamor Setro Banyu dipercaya akan membuat pemiliknya sukses menjalankan usahanya.
Pamor tersebut juga diyakini bisa melindungi pemiliknya dari berbagai gangguan dari luar. Baik lahir maupun batin.
Ada pula mitos yang menyatakan pamor Setro Banyu sebagai pamor penolak api, alias singkir geni. Bila keris pamor Setro Banyu disimpan di dalam rumah, konon rumah tersebut akan terhindar dari kebakaran.
Baca Juga: Pamor Keris Ini, Bisa Melindungi Pemiliknya Dari Gangguan Lahir Maupun Batin, Benarkah Demikian?
Secara kasat mata pamor Setro Banyu berwujud perapduan garis putih tebal dan tipis. Garis-garis tersebut membujur di atas bilah dari sorsoran sampai ke pucuk bilah keris.
Jika berada pada keris lurus, garis-garisnya berbentuk lurus. Jika terdapat pada keris luk, garis-garisnya juga berkelok-kelok mengikuti bentuk bilahnya.
Pamor Setro Banyu merupakan pamor kuno. Sudah terdapat pada keris tangguh Majapahit. Dan tetap diproduksi dari zaman ke zaman.
Sumber: Buku Pamor