Tidak semua pamor keris namanya indah atau bagus. Ternyata juga pamor yang namanya terkesan angker, membuat bulu kuduk berdiri, bahkan menakutkan.
Ini salah satunya. Namanya pamor keris Buntel mayit.
Pamor keris ini berasal dari dua kata, Buntel artinya pembungkus atau tali. Mayit artinya jenazah. Jadi secara harafiah Buntel Mayit berarti kain kafan. Ada juga yang memaknai, tali pocong.
Mendengar nama pamor keris tersebut, perasaan langsung tertuju pada hal-hal yang mistik. Seolah-olah pamor ini diselimuti aura jahat.
Padahal pamor Buntel Mayit ternyata memiliki makna filosofis yang bagus dan mandalam.
Pamor ini memiliki makna agar manusia hidup senantiasa mengingat akan datangnya kematian. Sebab datangnya kematian pada seseorang bisa kapan saja. Bahkan bisa datang secara tiba-tiba.
Peringatan ini diharapkan agar manusia sudi berbuat bijak, menghindari perbuatan tercela dan tidak berbuat jahat.
Secara kasat mata pamor Buntel Mayit tergambar seolah-olah ada motif kain (batik) yang melilit memutari seluruh bilah keris. Yakni mulai dari sorsoran (bagian bawah bilah) sampai ke bagian pucuk bilah. Sebagian orang ada yang menyebut pamor ini dengan nama, pamor Gubet (melilit).
Secara visual pamor ini sangat indah dan menarik dipandang mata. Jauh dari kesan angker atau menakutkan.
Pamor Buntel Mayit lazim mapan (terdapat) pada keris berbentuk lurus maupun keris luk.
Meski pamor Buntel Mayit wujudnya indah, tetapi tidak banyak pecinta keris yang menyimpan keris ini. Alasannya sederhana saja. Menakutkan.
Oleh karena itu, pamor tersebut tergolong pamor pemilih. Artinya tidak semua orang merasa cocok memilikinya.
Zaman dahulu keris ini umumnya dimiliki oleh para sesepuh dan tokoh masyarakat, maupun tokoh spiritual.
Bagi yang percaya isoteri, pamor Buntel Mayit dipercaya bisa melindungi pemiliknya dari mara bahaya. Juga bisa menyelamatkan pemiliknya dari gangguan mahkluk halus atau roh jahat.
Pamor Buntel Mayit kuno, ditemukan pada tangguh Tuban, Mataram, dan Madura Sepuh. Tetapi yang benar-benar original tangguh sepuh, keberadaan barangnya sangat langka.
Yang saat ini beredar di tengah masyarakat sebagian besar adalah pamor Buntel Mayit babaran (buatan) empu-empu sekarang. Alias tangguh Kamardikan.
Meski babaran baru, soal kualitas dan artistiknya tidak kalah dibandingkan dengan yang babaran kuno. Malah banyak yang lebih indah dan menawan.
Bagaimana? Beranikah anda mengoleksi keris pamor Buntel Mayit?
Sumber: Pamor Keris
Editor : Sandy Sri Yuwana