Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pamor Ini Bukan Semata Mengalahkan Musuh Secara Lahir, Tapi Juga Mengendalikan Hawa Nafsu

Sandy Sri Yuwana • Senin, 7 April 2025 | 06:33 WIB

 

Keris Pamor Tundung Mungsuh
Keris Pamor Tundung Mungsuh

RADAR TULUNGAGUNG - Ada sebuah pamor keris yang maknanya sangat jelas. Sama persis dengan nama pamor itu sendiri. Yakni pamor Tundhung Mungsuh. 

  Pamor keris Tundhung artinya mengusir. Mungsuh artinya lawan. Tundhung Mungsuh secara harafiah berarti, mengusir lawan. 

  Sama persis dengan makna filosofi pamor kerisnya. Bedanya secara filosofi, lawan di sini bukan selalu lawan secara lahir atau fisik. Tetapi bisa juga secara batin. Juga lawan yang berupa nafsu atau keinginan dari diri sendiri. 

  Terlebih secara maknawi, lawan yang terberat bagi manusia adalah melawan nafsu dan keinginan sendiri. Lebih bijak diistilahkan, mengendalikan hawa nafsu. Itulah sebabnya para empu keris jaman dahulu lantas menyelipkan doa yang tertuang dalam pamor keris yang dibabar (dibuatnya). 

  Pamor keris Tundhung Mungsuh penampakannya sangat sederhana. Ada guratan putih bentuknya seperti wulan tumanggal (bulan sabit). Wulan tumanggal itu menghadap ke atas alias terbalik seperti huruf U. 

  Posisi pamor keris Tundhung Mungsuh itu bisa berada di sorsoran (bagian bawah) bilah, dan ada juga yang berada mendekati pucuk bilah keris. 

  Meski terkesan sederhana, pamor keris ini tergolong pamor rekaan. Yakni telah dirancang sebelum sang empu mbabar (membuat) keris tersebut. 

  Pamor keris Tundhung Mungsuh bisa bersifat tunggal, tidak disertai pamor lain. Tetapi ada juga yang disertai pamor lain, misalnya Wos Wutah, Ngulit Semangka, dan sebagainya.

  Pamor keris ini banyak ditemukan pada keris-keris tangguh Tuban. Baik Tuban di era Majapahit, Pajajaran, Pajang, hingga Mataram.

  Jarang sekali keris tangguh Kamardikan yang bilahnya disertai pamor keris Tundhung Mungsuh. 

  Lazimnya Pamor Tundhung Mungsuh berada pada keris-keris yang bilahnya berbentuk lurus. Agar keberadaan pamor terlihat dengan jelas dan detail. Meski ada pula keris luk (berkelok) yang bilahnya disisipi pamor Tundhung Mungsuh. 

  Pamor keris ini dipercaya memiliki angsar yang baik. Sesuai dengan doa sang empu kepada Tuhan, keris Tundhung Musuh dianggap bisa menyelamatkan pemiliknya ketika berperang di medan laga. Hingga mberhasil mengusir lawan-lawannya. 

  Keris ini zaman dahulu banyak dimiliki oleh para prajurit dan pejuang. Juga para tokoh spiritual dan paranormal.

  Sedangkan pada zaman sekarang keris pamor Tundhung Mungsuh dianggap cocok dimiliki oleh para tentara, dan para tokoh politik termasuk para wakil rakyat. 

  Ada sebagian masyarakat yang menyebut Tundhung Mungsuh sebagai pamor rajah. Maksudnya, tulisan doa. 

  Tetapi saat ini lebih banyak masyarakat yang menganggap pembuatan pamor pada sebilah keris, merupakan sebuah karya seni semata. Tujuannya agar keris tersebut tampak makin indah, layak diapresiasi dan dikoleksi.

  Nah apakah anda merasa perlu mengoleksi keris berpamor Tundhung Mungsuh? Tentu tak ada salahnya.

(Sumber: Ensiklopedi Keris)

Editor : Sandy Sri Yuwana
#Keris Benda Pusaka #Pamor Keris #keris #Dapur Keris #keris adalah