Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Keris Ini Dulu Dianggap sebagai Simbol Kematian, Sekarang Malah jadi Buruan

Sandy Sri Yuwana • Rabu, 9 April 2025 | 05:59 WIB
Keris dapur laler mengeng
Keris dapur laler mengeng

RADAR TULUNGAGUNG - Dapur keris yang satu ini sungguh terkesan menyeramkan. Juga manakutkan. Karena pada zaman kerajaan Mataram Islam, keris ini dianggap sebagai simbol kematian. 

  Namanya dapur keris Laler Mengeng. Laler berarti lalat, sedangkan Mengeng artinya mendengung. Secara maknawi, jika ada suara lalat mendengung berarti di situ ada kematian alias bangkai. 

  Seseram apakah sebenarnya keris dapur Laler Mengeng? Dari segi penampilan wujudnya, dapur ini sebenarnya terkesan biasa-biasa saja. Tidak menakutkan. Bahkan terkesan unik. 

  Tetapi seramnya dapur tersebut justeru dari cerita yang telanjur beredar di tengah masyarakat luas. Cerita itu berawal dari Kerajan Mataram Islam. Tepatnya pasca era pemerintahan Raja Sultan Agung.   

  Keris berdapur Laler Mengeng konon dahulu berupa keris yang fungsinya hanya untuk

mengeksekusi para terpidana hukuman mati. Untuk itu karis Laler Mengeng selalu dibabar (dibuat) menggunakan bahan berkualitas tinggi. Kuat dan tajam. 

   Untuk itu, keris tersebut tidak beredar dan tidak dimiliki oleh masyarakat. Keris tersebut hanya dimiliki oleh raja dan putera-puteri raja. 

  Alih-alih ingin memiliki, mendengar namanya saja masyarakat langsung katakutan. 

   Keris dapur Laler Mengeng memiliki ciri khas. Yakni pada pada bagian gandik terdapat kembang kacang tlale gajah terbalik. Yakni kembang kacangnya menghadap ke atas. Ricikan ini menjadikan keris tersebut bentuknya menjadi sangat unik. 

  Di bagian gandik juga terdapat satu lambe gajah. Dibagian bilah dilengkapi satu sogokan depan. Ricikan lain tidak ada. 

  Dapur Laler Mengeng umumnya berupa keris lurus . Tetapi ada juga yang berupa keris luk 3, luk 5, dan luk 7. 

  Karena keris ini hanya dimiliki keluarga raja, maka jumlahnya pun sangat langka. 

  Meski begitu, keris dapur Laler Mengeng memiliki sisi lain. Yakni sisi filosofinya. Secara filosofi Laler Mengeng adalah nyanyian seekor lalat. 

  Nyanyian lalat itu memiliki makna berupa seruan agar masyarakat waspada, karena saat itu ada bahaya yang sedang mengintai. 

  Tapi mitos Laler Mengeng tempo dulu tak berlaku lagi pada zaman modern saat ini. Sekarang Laler Mengeng bukan lagi simbol dari kematian atau pembunuhan. Tetapi justeru tentang keindahan dan keunikan dapur keris. 

  Karena Dapur Laler mengeng tangguh sepuh sangat langka, maka para empu modern lantas mbabar dapur tersebut dengan garap yang semakin bagus. Tentu ini adalah Laler Mengeng Kamardikan. 

  Kalau dulu Laler Mengeng berupa keris sederhana dengan tampilan pamor yang seadanya, kini dapur tersebut sering dilengkapi dengan pamor abyor dan mempesona. 

  Kolektor keris pun sekarang tak segan-segan untuk memburu dapur langka yang satu ini.

 Sumber: Dapur Langka

Editor : Sandy Sri Yuwana
#Keris Benda Pusaka #Pamor Keris #keris #Dapur Keris #keris adalah