RADAR TULUNGAGUNG - Pecinta keris sudah banyak yang mengenal namanya, tapi belum tahu wujudnya. Apa lagi makna dan filosofinya.
Inilah yang disebut dengan ricikan Pudak Sategal. Ya, ini tentang ricikan keris. Bukan tentang dapur, bukan juga tentang pamor.
Ricikan merupakan istilah dalam bahasa Jawa. Artinya kelengkapan pada sebuah benda atau bangun. Ricikan dalam hal ini berupa kelengkapan tambahan dalam sebuah bilah keris.
Keberadaan Pudhak Sategal pada sebilah keris tidak menentukan nama dapur atau jenis keris tersebut. Tetapi hanya menambah sebutannya saja.
Misalnya keris dapur Jangkung. Bila ditambah ricikan Pudak Sategal penyebutannya menjadi Jangkung Pudhak Sategal. Dapur Sengkelat menjadi Sengkelat Pudhak Sategal. Dan seterusnya.
Meski begitu, penambahan ricikan Pudhak Sategal pada sebilah dapur keris akan mempercantik penampilan. Lebih urgen lagi, tentang kehadiran makna dan kandungan filosofinya.
Pudak artinya adalah daun dan bunga pandan. Sategal berarti di kebun. Jadi secara harafiah Pudak Sategal bermakna daun pandan di kebun yang luas.
Secara visual Pudak Sategal berupa tonjolan seperti pucuk daun pandan, berada di samping bilah keris. Di bagian depan posisinya tepat di atas gandik, menjulang ke atas. Sedangkan di bagian belakang, posisinya di wadidang tepat di atas ganja, juga menjulang ke atas.
Tak disangkal, adanya ricikan tambahan berupa Pudak Sategal pada sebilah keris benar-benar menambah kesan lebih indah dan lebih gagah jika dibandingkan dengan keris tanpa Pudak Sategal.
Sedangkan pada keris tangguh lebih muda, makin banyak ditemukan. Bisa diartikan Pudak Sategal digemari. Bisa dimaklumi di era modern ini para empu muda sangat mahir mambuat ricikan semacam itu.
Pudhak Sategal bisa ditambahkan pada keris berbentuk lurus maupun luk. Namun kehadiran ricikan ini akan semakin manis jika berada pada keris luk.
Pada zaman dahulu keris Pudak Sategal merupakan kesukaan para priyayi agung. Demikian juga pada zaman sekarang, para kolektor tetap gemar mengoleksi keris dengan ricikan Pudak Sategal.
Bagaimana dengan anda? Minat mengoleksi keris Pudhak Sategal? Siapa tahu anda juga tergolong priyayi agung?
Sumber :
- Dapur Keris
- Panangguhing Dhuwung
Editor : Sandy Sri Yuwana