Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Keris Mistis dan Mantram Pengasihan, Inilah Nama Dapurnya

Sandy Sri Yuwana • Sabtu, 12 April 2025 | 04:49 WIB

 

Keris Jaran Goyang
Keris Jaran Goyang

RADAR TULUNGAGUNG - Dapur keris ini tergolong salah satu keris sederhana. Tetapi banyak penggemarnya. Terutama digemari di kalangan anak muda. Namanya dapur Jaran Guyang. Ada sebagian yang menyebut dapur Jaran Goyang.

  Digandrungi para muda gara-gara mitosnya. Yakni dipercaya sebagai keris pengasihan nan dahsyat. Tuahnya dipercaya membuat si pemilik keris gampang dicintai oleh lawan jenisnya. Selain itu dia juga dicintai dalam setiap pergaulan. 

  Mitos tersebut sebenarnya mencuat karena nama dapur keris itu sendiri. Jaran artinya kuda, Guyang artinya mandi atau dimandikan. Secara harafiah Jaran Guyang berarti kuda usai dimandikan. Kalau Jaran Goyang, berarti kuda yang sedang bergerak atau bergoyang.

  Sedangkan lebih dalam maknanya, kuda yang baru dimandikan maka akan tampak lebih segar dan menawan. Selain itu, kuda setelah dimandikan akan lebih jinak nan menurut kepada yang memandikan. 

  Ini oleh masyarakat zaman dahulu dimaknai, pemilik keris Jaran Guyang akan diikuti atau disukai banyak orang. Lebih-lebih oleh lawan jenisnya. 

  Mitos keris tersebut juga dikaitkan dengan mantram Aji Jaran Goyang. Sebuah mantra lisan yang dipercaya mampu memikat siapapun yang dituju. 

   Begini bunyi mantranya: "Niat Ingsun amatek ajiku si Jaran Goyang. Tak goyang ing tengah latar, cemethiku sada lanang, upet-upetku lawe benang. Tak sabetake gunung jugrug, watu gempur. Tak sabetake segara asat, Tak sabetake ombak gedhe sirep, Tak sabetake atine si .... (nama orang yang dituju). Pet sida edan ora edan, sida gendheng ora gendheng. Ora mari-mari yen ora Ingsun sing nambani"

  Padahal sebenarnya secara kedalaman filosofinya tidak seperti itu. Jaran Guyang dimaknai, setelah dimandikan kuda akan lebih enerjik, lebih kuat dan tangguh ketika ditunggangi tuannya dalam berbagai misi. Termasuk dalam peperangan. Bahkan kuda tersebut lebih mudah dikendalikan, tidak mbedal semaunya sendiri. 

  Keris dapur Jaran Guyang tergolong keris yang sangat sederhana. Yakni keris luk 7, dengan ukuran panjang sedang. Bagian pucuk bilah tidak terlalu lancip (runcing). Terdapat ricikan (kelengkapan) gandik polos, pejetan, dan ri pandan. Ricikan lain tidak ada. 

  Dapur ini juga tergolong dapur kuno dan langka. Pada keris tangguh Kediri awal abad - 10, sudah ditemukan keris dapur tersebut. 

Baca Juga: Keris Ini Dulu Dianggap sebagai Simbol Kematian, Sekarang Malah jadi Buruan

  Dapur Jaran Guyang terus dibabar pada tangguh keris lebih muda, yakni Singosari, Majapahit, dan seterusnya. Keris jenis ini sejak dulu lazim dimiliki oleh siapa saja. 

  Pada zaman sekarang tidak banyak empu keris yang mbabar dapur Jaran Guyang. Karena ricikannya dianggap terlalu sederhana. 

   Maka jika saat ini ditemukan keris dapur Jaran Guyang di tengah masyarakat, umumnya merupakan keris original tangguh sepuh. Meski tidak terlalu favorit, para kolektor pusaka berani membeli dengan harga mahal. Sebab dapur Jaran Guyang tergolong keris langka.

 

Sumber:

- Ensiklopedia Keris

Editor : Sandy Sri Yuwana
#Keris Benda Pusaka #keris #Dapur Keris #keris adalah