Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Keris Pamengkang Jagad Banyak Diburu Kolektor, Benarkah Pusaka Retak Ini Miliki Tuah Istimewa dan Nilai Tinggi?

Divka Vance Yandriana • Jumat, 19 Juni 2026 | 23:08 WIB
Keris Pamengkang Jagad banyak diburu kolektor karena keunikannya. Simak sejarah, filosofi, dan ciri khas pusaka langka ini. (Pinterest)
Keris Pamengkang Jagad banyak diburu kolektor karena keunikannya. Simak sejarah, filosofi, dan ciri khas pusaka langka ini. (Pinterest)

JAKARTA - Keris Pamengkang Jagad menjadi salah satu jenis pusaka yang banyak diperbincangkan di kalangan pecinta tosan aji. Ciri khas utama dari Keris Pamengkang Jagad adalah adanya retakan atau lubang memanjang pada bilah keris yang sekilas menyerupai keris Pegat Waja. Meski kerap dianggap sebagai hasil tempa yang tidak sempurna, keris ini justru memiliki banyak penggemar dan diburu kolektor.

Dalam berbagai penjelasan para pemerhati keris dan pelestari budaya, Keris Pamengkang Jagad memiliki filosofi serta makna yang berbeda dibanding keris pada umumnya. Pusaka ini dipercaya memiliki nilai sejarah, keunikan, dan karakter yang menjadikannya salah satu keris yang cukup langka.

Retakan yang terdapat pada bilah keris bukan dibuat secara sengaja. Menurut sejumlah pegiat tosan aji, kondisi tersebut muncul saat proses penempaan berlangsung. Karena itu, keberadaan retakan tersebut menjadi identitas yang membedakan Keris Pamengkang Jagad dari jenis pusaka lainnya.

Baca Juga: Sinopsis Manhwa Juvenile Offender: Balas Dendam Korban Bullying Berujung Teror, Karma Paksa Pelaku Jadi ‘Anjing’ di Sekolah

Ciri Khas Keris Pamengkang Jagad

Secara fisik, Keris Pamengkang Jagad memiliki retakan atau lubang vertikal pada bagian bilah. Retakan ini dapat berupa celah yang tembus maupun tidak tembus. Banyak orang awam yang sulit membedakannya dengan keris Pegat Waja karena memiliki kemiripan bentuk.

Namun para kolektor menyebut bahwa karakter retakan pada Keris Pamengkang Jagad memiliki pola dan filosofi tersendiri. Dalam beberapa literatur perkerisan, keris ini bahkan dikaitkan dengan penggunaan besi khusus yang dikenal sebagai besi mengangkang.

Berdasarkan keterangan dalam kitab dan buku perkerisan, besi mengangkang termasuk salah satu jenis besi yang dianggap baik dalam dunia tosan aji. Besi tersebut dipercaya memiliki karakter tertentu yang kemudian memengaruhi nilai filosofis sebuah pusaka.

Baca Juga: 10 Webtoon Terbaik yang Wajib Dibaca Tahun Ini, Omniscient Reader Jadi Juara dan Bikin Pembaca Ketagihan Maraton

Dulu Kurang Disukai Keraton, Kini Dicari Kolektor

Menariknya, Keris Pamengkang Jagad memiliki sejarah yang unik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa pada masa lalu sebagian abdi keraton kurang menyukai jenis keris ini karena dianggap memiliki bentuk yang tidak sempurna.

Pandangan tersebut berbeda dengan masyarakat di luar lingkungan kerajaan. Justru banyak pecinta pusaka yang tertarik untuk memiliki Keris Pamengkang Jagad karena keunikannya.

Saat ini, keberadaan keris dengan karakter Pamengkang Jagad semakin sulit ditemukan. Tidak heran jika banyak kolektor yang rela berburu pusaka tersebut untuk melengkapi koleksi mereka.

Baca Juga: Motor Listrik Bekas Diburu, Dablong EV Jual Gesits hingga Yadea Mulai Rp4,5 Juta, Stok Murah Cepat Ludes

Bahkan sejumlah pegiat tosan aji mengaku sering menemukan keris Pamengkang Jagad dengan berbagai dapur, mulai dari Betok, Sinom, hingga Carubuk. Keberagaman bentuk itu semakin menambah daya tarik di kalangan pencinta keris Nusantara.

Filosofi dan Kepercayaan yang Berkembang

Dalam tradisi masyarakat Jawa, berbagai jenis keris sering dikaitkan dengan filosofi tertentu. Keris Pamengkang Jagad pun tidak lepas dari berbagai kepercayaan yang berkembang secara turun-temurun.

Sebagian kalangan meyakini bahwa keris ini melambangkan perjuangan, ketekunan, serta proses panjang dalam meraih cita-cita. Ada pula yang menghubungkannya dengan simbol kedudukan dan keberhasilan setelah melalui berbagai tantangan hidup.

Selain itu, sejumlah pemerhati pusaka menyebut bahwa Keris Pamengkang Jagad sering diasosiasikan dengan kemudahan dalam memperoleh lahan atau tanah. Meski demikian, keyakinan tersebut merupakan bagian dari tradisi budaya yang diwariskan secara lisan dan tidak dapat dibuktikan secara ilmiah.

Para pelestari budaya menegaskan bahwa nilai utama sebuah keris tetap terletak pada aspek sejarah, seni tempa, filosofi, serta warisan budaya yang terkandung di dalamnya.

Warisan Budaya yang Perlu Dilestarikan

Terlepas dari berbagai cerita dan kepercayaan yang melekat, Keris Pamengkang Jagad merupakan bagian dari kekayaan budaya Nusantara yang patut dijaga keberadaannya. Keunikan bentuk bilah, sejarah penempaan, hingga filosofi yang berkembang menjadikan pusaka ini memiliki daya tarik tersendiri.

Para pegiat budaya berharap masyarakat tidak hanya melihat keris sebagai benda koleksi semata, tetapi juga sebagai peninggalan leluhur yang mengandung nilai seni dan sejarah tinggi. Dengan demikian, generasi muda dapat ikut mengenal, merawat, dan melestarikan warisan budaya Indonesia yang telah diwariskan selama ratusan tahun.

Editor : Divka Vance Yandriana
#Keris Pamengkang Jagad #tuah keris Jawa #Pusaka Nusantara