Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa, Ini Metode Neptu yang Masih Dipakai di Indonesia

Cholifatun Nisak • Rabu, 1 Juli 2026 | 17:45 WIB
Hari baik pindah rumah menurut Primbon Jawa dihitung dengan neptu hari dan pasaran. Simak cara menghitung dan maknanya dalam tradisi Jawa.
Hari baik pindah rumah menurut Primbon Jawa dihitung dengan neptu hari dan pasaran. Simak cara menghitung dan maknanya dalam tradisi Jawa.

 

RADAR TULUNGAGUNG– Cara menentukan hari baik pindah rumah menurut Primbon Jawa masih menjadi perhatian sebagian masyarakat di Indonesia yang percaya pada perhitungan tradisional. Metode ini digunakan sebagai panduan dalam memilih waktu terbaik untuk melakukan boyongan atau pindahan rumah agar dipercaya membawa keselamatan dan kelancaran.

Dalam tradisi hari baik pindah rumah menurut Primbon Jawa, perhitungan dilakukan menggunakan sistem neptu yang berbeda dari perhitungan hari pada umumnya. Sistem ini menggabungkan nilai hari dan pasaran Jawa untuk menghasilkan angka tertentu yang kemudian ditafsirkan sebagai kategori baik atau kurang baik.

Pembahasan mengenai hari baik pindah rumah menurut Primbon Jawa ini menunjukkan bahwa tradisi Jawa masih digunakan sebagai pedoman dalam menentukan waktu penting, khususnya dalam kegiatan seperti pindahan rumah yang dianggap memiliki makna besar dalam kehidupan keluarga.

Cara Menghitung Neptu untuk Pindah Rumah

Dalam metode ini, setiap hari dalam sepekan memiliki nilai neptu tertentu. Namun, berbeda dengan perhitungan umum, beberapa sumber tradisi menggunakan versi khusus untuk keperluan boyongan rumah.

Contoh nilai hari yang digunakan antara lain:

Sementara itu, pasaran Jawa juga memiliki nilai tersendiri, seperti:

Langkah selanjutnya adalah menjumlahkan nilai hari dan pasaran untuk menentukan hasil akhir.

Contoh Perhitungan Hari Pindah Rumah

Sebagai contoh, jika seseorang memilih hari Jumat Kliwon, maka perhitungannya adalah:

Hasil angka tersebut kemudian ditafsirkan dalam kategori tertentu berdasarkan tabel primbon.

Baca Juga: Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis Didukung, Forum Komunikasi Mitra SPPG Tulungagung Minta MBG Jangan Dihentikan

Makna Hasil Perhitungan Neptu

Dalam tradisi ini, hasil penjumlahan neptu dikaitkan dengan makna tertentu, misalnya:

Kategori ini kemudian digunakan sebagai acuan dalam menentukan apakah hari tersebut baik atau tidak untuk pindahan rumah.

Daftar Interpretasi Hari dalam Tradisi

Dalam beberapa versi perhitungan Primbon Jawa, kombinasi hari dan pasaran menghasilkan penilaian yang berbeda, mulai dari sangat baik hingga kurang baik. Contohnya:

Namun, hasil ini dapat berbeda tergantung sumber primbon yang digunakan di masing-masing daerah.

Tradisi yang Masih Dilestarikan

Meskipun tidak memiliki dasar ilmiah, perhitungan hari baik pindah rumah menurut Primbon Jawa masih dilestarikan sebagai bagian dari budaya Jawa. Banyak masyarakat menjadikannya sebagai pertimbangan tambahan sebelum melakukan pindahan rumah.

Selain faktor primbon, masyarakat modern juga biasanya mempertimbangkan faktor praktis seperti kesiapan rumah baru, kondisi keluarga, dan waktu yang tersedia.

Penutup

Tradisi hari baik pindah rumah menurut Primbon Jawa mencerminkan kekayaan budaya lokal yang masih bertahan hingga kini. Sistem neptu dan perhitungan hari menjadi bagian dari kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun sebagai pedoman dalam mengambil keputusan penting.

Baca Juga: Kejari Tulungagung Sita Dokumen Pengadaan Tanah Griya Kanjengan, Seluruh Tahapan Transaksi Dugaan Korupsi Diusut

Editor : Cholifatun Nisak
#hari baik pindah rumah #neptu Jawa #pindahan rumah #Primbon Jawa #Tradisi Jawa