Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Heboh! Padepokan Reco Sewu Tulungagung, Arca Dua Rapala Emas dan Makam Bos Rokok Jadi Sorotan

Cholifatun Nisak • Jumat, 3 Juli 2026 | 23:09 WIB
Padepokan Reco Sewu Tulungagung viral dengan arca dua rapala emas dan makam bos Reco Pentung yang penuh sejarah dan misteri.
Padepokan Reco Sewu Tulungagung viral dengan arca dua rapala emas dan makam bos Reco Pentung yang penuh sejarah dan misteri.

 

TULUNGAGUNG, RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Fenomena Padepokan Reco Sewu Tulungagung kembali mencuri perhatian publik setelah sebuah video perjalanan wisata menampilkan kondisi terbaru kawasan arca yang berada di dekat Pantai Popoh, Kecamatan Besuki. Kompleks ini dikenal memiliki ribuan arca dengan bentuk unik yang tersebar di area yang sangat luas.

Padepokan Reco Sewu Tulungagung menjadi perbincangan karena menampilkan arca penjaga gerbang raksasa yang disebut dua rapala, lengkap dengan pentungan dan ekspresi bertaring. Arca berwarna keemasan tersebut menjadi ikon utama yang sering direkam oleh pengunjung dalam berbagai konten video wisata.

Padepokan Reco Sewu Tulungagung juga menyimpan kisah sejarah yang berkaitan dengan tokoh lokal Haji Sumiran, sosok pengusaha yang dikenal sebagai pemilik pabrik rokok Reco Pentung pada masa kejayaannya di Jawa Timur. Area ini tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga memiliki nilai historis dan budaya yang kuat di Tulungagung.


Arca Dua Rapala Jadi Ikon Utama

Di pintu masuk kawasan, pengunjung langsung disambut oleh arca dua rapala yang berbaris rapi di kiri dan kanan jalan. Arca ini digambarkan sebagai sosok penjaga gerbang tempat suci dengan bentuk raksasa yang membawa gada.

Di bagian tengah kawasan, terdapat arca berwarna keemasan yang menjadi pusat perhatian. Arca ini berdiri megah di antara deretan arca abu-abu berbahan semen yang tersusun simetris. Konsep penataan ini menciptakan kesan monumental sekaligus artistik bagi pengunjung yang datang ke Padepokan Reco Sewu Tulungagung.

Baca Juga: Fakta Rejo Sewu Tulungagung: Makam Bos Reco Pentung hingga Ribuan Arca Bikin Merinding

Sejarah Pembangunan dan Keterkaitan dengan Reco Pentung

Kompleks Padepokan Reco Sewu Tulungagung disebut mulai dibangun pada awal 1990-an dan rampung sekitar tahun 1993. Pembangunan dilakukan oleh Haji Sumiran yang dikenal sebagai pemilik pabrik rokok Reco Pentung, yang pernah berjaya sebelum akhirnya mengalami kebangkrutan pada awal 2000-an.

Padepokan ini kemudian diresmikan sekitar tahun 1995 dengan melibatkan banyak elemen budaya dan kepercayaan lokal. Beberapa cerita menyebutkan adanya keterlibatan ritual adat dalam proses pembangunannya, yang menambah nilai historis sekaligus mistis pada kawasan tersebut.


Makam Keluarga di Area Padepokan

Di bagian belakang kompleks terdapat bangunan pendopo yang juga difungsikan sebagai area makam keluarga Haji Sumiran. Area ini tertutup dan tidak dapat diakses sembarangan oleh pengunjung, kecuali pada waktu tertentu dengan izin juru kunci.

Keberadaan makam ini memperkuat fungsi ganda Padepokan Reco Sewu Tulungagung sebagai situs wisata sekaligus area ziarah keluarga. Selain itu, terdapat juga arca-arca kecil yang tersebar di seluruh area, menambah kesan khas pada lanskap kawasan tersebut.


Kondisi Terkini dan Daya Tarik Wisata

Dalam beberapa video terbaru, kawasan ini terlihat tidak seramai dulu. Beberapa bagian tampak lebih terbuka setelah pepohonan di sekitar area ditebang, sehingga membuat kawasan terlihat lebih luas namun juga kurang rindang.

Meski demikian, daya tarik utama Padepokan Reco Sewu Tulungagung tetap terletak pada keunikan arsitektur arca, konsep penataan simetris, serta cerita sejarah yang melekat di dalamnya. Lokasinya yang dekat dengan Pantai Popoh juga membuat kawasan ini memiliki potensi wisata yang cukup besar jika dikelola lebih optimal.


Potensi Wisata dan Harapan Pengembangan

Dengan luas area yang diperkirakan mencapai beberapa hektar, Padepokan Reco Sewu Tulungagung dinilai masih memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata budaya dan sejarah. Keunikan arca dua rapala dan cerita di balik pabrik Reco Pentung menjadi nilai tambah yang jarang ditemukan di tempat lain.

Banyak pihak berharap kawasan ini dapat kembali ditata dan dipromosikan secara lebih profesional agar tidak hanya menjadi situs sepi, tetapi juga destinasi edukatif yang mampu menarik wisatawan lokal maupun luar daerah.

Baca Juga: Misteri Padepokan Reco Sewu Tulungagung: Ribuan Arca Kini Terbengkalai, Begini Kondisinya!

Editor : Cholifatun Nisak
#Makam Haji Sumiran #Pantai Popoh Tulungagung #Reco Pentung #Padepokan Reco Sewu Tulungagung #Arca Dua Rapala