Weton untuk Memulai Usaha, Begini Cara Menghitung Hari yang Dianggap Cocok

Agnes Adelia Hernanda • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 20:37 WIB
Weton untuk memulai usaha dibahas dalam video Kandakno Wong. Simak cara menghitung neptu dan sisa pembagian untuk menentukan hari.
Weton untuk memulai usaha dibahas dalam video Kandakno Wong. Simak cara menghitung neptu dan sisa pembagian untuk menentukan hari.

 

JAKARTA - Weton untuk memulai usaha menjadi salah satu hal yang dibahas dalam video di channel Kandakno Wong. Video tersebut menjelaskan cara menentukan hari yang dianggap cocok untuk membuka usaha berdasarkan neptu atau weton kelahiran.
Dalam penjelasannya, pemilik channel menunjukkan daftar nilai neptu sejumlah hari dan pasaran sebagai pedoman perhitungan. Ia kemudian memberikan contoh cara menghitung kecocokan antara weton kelahiran dengan hari yang dipilih untuk memulai usaha.

Baca Juga: Varietas Tembakau Tulungagung, Ada Gagang Sidi dan Gagang Rejeb yang Banyak Dikembangkan Petani


Perhitungan tersebut menggunakan penjumlahan nilai neptu hari dan pasaran. Hasilnya kemudian dibagi dengan angka lima untuk melihat sisa yang diperoleh. Sisa tersebut menjadi dasar untuk menentukan kategori hasil perhitungan.
Sebagai contoh, dalam video disebutkan seseorang ingin membuka usaha pada Minggu Legi. Nilai neptu hari dan pasaran tersebut kemudian dijumlahkan dengan neptu kelahiran. Salah satu contoh menghasilkan angka 25.
Angka 25 selanjutnya dibagi lima. Karena hasilnya tidak menyisakan angka, contoh tersebut disebut masuk kategori Pati sehingga dianggap tidak cocok berdasarkan pedoman yang digunakan dalam video.

Baca Juga: Berapa Hasil Tembakau dari 1 Hektare? Ini Bedanya Daun Basah dan Rajangan Kering


Pembuat video juga memberikan contoh perhitungan lain untuk menunjukkan bagaimana sisa pembagian digunakan. Ia menjelaskan bahwa hasil pembagian tidak selalu harus habis. Jika terdapat sisa, angka tersebut yang kemudian digunakan untuk menentukan kategori.
Dalam salah satu contoh, angka 24 dibagi lima. Setelah empat kali lima menghasilkan 20, masih terdapat sisa empat. Hasil tersebut kemudian dikaitkan dengan kategori tertentu dalam pedoman yang dijelaskan.
Video juga mencontohkan perhitungan ketika seseorang memilih hari Minggu Pon. Nilai yang digunakan menghasilkan jumlah 27. Angka tersebut kemudian dibagi lima. Setelah 25 dikurangi, tersisa dua. Hasil dengan sisa dua tersebut disebut masih bisa diteruskan atau dicoba.

Baca Juga: Mengapa Kemarau Panjang Menguntungkan Petani Tembakau? Ini Kondisi Cuaca yang Dibutuhkan Tanaman

 

Selain menentukan apakah sebuah hari dianggap cocok, perhitungan dalam video juga digunakan untuk melihat kategori hasil seperti Pati, Sandang, Pangan, Bejo, dan kategori lainnya. Kategori tersebut menjadi bagian dari pedoman yang digunakan untuk membaca hasil perhitungan weton.
Pada contoh lain, pembuat video membahas seseorang yang lahir Rabu Kliwon. Ia kemudian memperlihatkan cara mencari tambahan angka agar hasil perhitungan memiliki sisa tertentu.
Dalam contoh tersebut, angka 16 ditambahkan sehingga menghasilkan total 31. Ketika 31 dibagi lima, diperoleh sisa satu. Sisa satu kemudian disebut masuk kategori Sandang.

Baca Juga: Beras Premium Sulit Ditemukan, Apa Bedanya dengan Beras SPHP dan Kapan Bisa Jadi Alternatif?


Pembuat video menjelaskan bahwa kategori tersebut dapat menjadi acuan dalam menentukan pilihan hari. Ia juga menekankan bahwa daftar nilai neptu yang digunakan sudah tersedia sehingga orang yang ingin melakukan perhitungan tidak perlu menghitung dari awal.
Di bagian akhir, muncul pertanyaan mengenai cara mencari tambahan angka agar hasil perhitungan tidak masuk kategori tertentu, seperti Sandang, melainkan mendapatkan hasil yang diinginkan. Pembuat video kembali menggunakan pembagian dengan angka lima sebagai patokan.
Penjelasan tersebut menunjukkan bahwa metode yang dibahas dalam video berfokus pada perhitungan neptu dan sisa pembagian untuk menentukan kategori. Orang yang ingin mencobanya perlu mengetahui weton kelahiran terlebih dahulu, kemudian menjumlahkannya dengan nilai hari dan pasaran yang dipilih.

Baca Juga: Beras Premium di Atas HET, Mengapa Harga di Toko Bisa Berbeda dari Harga Eceran Tertinggi?

 

Dengan pedoman tersebut, pemilihan hari untuk memulai usaha dilakukan melalui rangkaian hitungan yang telah dijelaskan dalam video. Metode ini disampaikan sebagai bagian dari pembahasan mengenai penggunaan neptu atau weton dalam menentukan waktu memulai usaha.

Baca Juga: Beras Premium Langka dan Harga Naik, Ini Cara Belanja Beras Tetap Hemat Tanpa Salah Pilih

Course: YouTube @KHANDAKNOWONG

Editor : Agnes Adelia Hernanda
#Weton #Memulai Usaha #Hari Baik #Kandakno Wong #Neptu