Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Bingung Cari Pasar Takjil di Trenggalek? Dua Lokasi Berikut Patut Jadi Pertimbangan Jujukan

Akhmad Nur Khoiri • Rabu, 5 Maret 2025 | 19:27 WIB

Antusiasme warga memenuhi Pasar Pon  Trenggalek untuk berburu hidangan berbuka, menciptakan suasana ramai dengan beragam pilihan kuliner khas Ramadan.(AMALIA/RADAR TRENGGALEK)
Antusiasme warga memenuhi Pasar Pon Trenggalek untuk berburu hidangan berbuka, menciptakan suasana ramai dengan beragam pilihan kuliner khas Ramadan.(AMALIA/RADAR TRENGGALEK)

RADAR TULUNGAGUNG - Para pengguna jalan yang menuju area perkotaan Trenggalek pada sore hari harus siap merasakan kondisi jalan yang padat merayap.

Pasalnya, hampir dipastikan aktivitas jalanan kota dipenuhi masyarakat yang ingin ngabuburit sambil mencari takjil pada waktu menjelang magrib.

Sudah tidak menjadi rahasia umum lagi jika ngabuburit menjadi tradisi yang dinantikan saat Ramadan.

Banyak masyarakat berburu hidangan berbuka puasa sambil menikmati suasana sore.

Apalagi di Trenggalek telah disediakan dua lokasi utama yang menjadi pusat berburu takjil, yakni Alun-Alun Trenggalek dan Pasar Pon di Jalan Panglima Sudirman.

"Bulan Ramadan diharapkan membawa berkah bagi semua, termasuk para pedagang takjil. Oleh karena itu, kami melalui rapat koordinasi memberikan kesempatan bagi pedagang takjil dan usaha pendukung lainnya untuk berjualan di Pasar Pon dan alun-alun," ujar Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Komidag) Trenggalek, Saniran.

Seperti tahun sebelumnya, dua lokasi ini dipilih karena letaknya yang strategis di pusat kota.

Pasar Pon juga menawarkan area parkir yang luas sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Karena itu, pasar takjil mulai beroperasi sejak 1 Ramadan hingga akhir bulan suci.

Sementara di alun-alun, para pedagang mendapat kesempatan berjualan hingga 6 Syawal.

"Biasanya berjualan di sekitar alun-alun hanya diperbolehkan pada akhir pekan. Namun, selama Ramadan hingga Idul Fitri, pedagang diperkenankan berjualan setiap hari," tambahnya.

Aktivitas jual beli takjil berlangsung hingga pukul 22.00 WIB dengan ketentuan tetap menjaga ketertiban, keamanan, serta tidak mengganggu jalannya ibadah selama Ramadan.

"Para pedagang bisa mulai persiapan sejak pukul 02.00, kemudian berjualan dari pukul 03.00 hingga menjelang magrib. Setelah salat Tarawih, mereka diperbolehkan kembali berjualan hingga pukul 22.00," jelas Saniran.

Dari data yang dihimpun, terdapat sekitar 40 hingga 60 pedagang makanan di Pasar Pon.

Sementara di alun-alun jumlahnya lebih banyak, yakni berkisar antara 90 hingga 110 pedagang.

"Kami berupaya melakukan penataan sebaik mungkin, terutama di alun-alun, agar suasana tetap rapi dan tertib," pungkasnya. (kho/c1/jaz)

 

 

Editor : Vidya Sajar Fitri
#pedagang #ramadan #alun-alun trenggalek #pasar takjil #Pasar Pon