RADAR TULUNGAGUNG - Seorang warga Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, Trenggalek, berinisial S, ditemukan meninggal dunia setelah tiga hari dinyatakan hilang.
Jasadnya ditemukan tersangkut di semak-semak aliran Sungai Ngasinan, masuk Desa Bendorejo, Kecamatan Pogalan, Trenggalek, pagi kemarin (12/3).
Hal tersebut diakui oleh Kapolsek Pogalan, AKP Rudi Sudiarto.
Menurut dia, S meninggalkan rumah pada Jumat (9/3) lalu tanpa seizin keluarga.
Berdasarkan pengakuan keluarga, dia diketahui sudah pelupa alias pikun.
“Pada hari kejadian menghilangnya pria yang diketahui kelahiran 1950 itu, ada tetangga yang melihatnya berjalan ke arah aliran Sungai Ngasinan sekitar pukul 16.40,” ungkapnya.
Sejak saat itu, keluarga dan warga telah berupaya mencari keberadaanya.
Meskipun sudah melakukan pencarian, hal tersebut tidak membuahkan hasil.
Akhirnya kemarin pagi ada seorang warga melaporkan penemuan jasad manusia yang tersangkut di tepian Sungai Ngasinan.
Tim gabungan, termasuk petugas kepolisian, Basarnas, dan warga, segera mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi.
"Ternyata benar, sosok yang ditemukan adalah jasad manusia. Tim medis juga telah melakukan pemeriksaan atau visum luar," jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh jasad tersebut.
Pihak keluarga pun telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan membuat surat pernyataan mengikhlaskan kepergiannya.
Dengan adanya pernyataan dari keluarga, kasus ini pun resmi ditutup.
"Diduga kakek itu terpeleset dan tenggelam di sungai," tegasnya. (kho/c1/jaz)
Editor : Vidya Sajar Fitri