Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Hujan Deras Sejak Siang, Air Bah Melanda Desa di Trenggalek

Dharaka R. Perdana • Minggu, 16 Maret 2025 | 01:44 WIB

Salah satu rumah warga Dusun Gebang, Desa Ngadirejo, Kecamatan Pogalan yang kebanjiran pada Sabtu (15/3) sore. (DR PERDANA/RADAR TULUNGAGUNG)
Salah satu rumah warga Dusun Gebang, Desa Ngadirejo, Kecamatan Pogalan yang kebanjiran pada Sabtu (15/3) sore. (DR PERDANA/RADAR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG - Hujan deras sejak Sabtu (15/3) siang memicu luapan air bah di Dusun Gebang, Desa Ngadirejo, Kecamatan Pogalan, Trenggalek.

Akibatnya jalan desa yang juga menghubungkan wilayah pelosok Trenggalek - Tulungagung di wilayah itu terendam air bercampur lumpur.

Baca Juga: Tenda Stand di SATU Fest dan Bazar Takjil UIN SATU Tulungagung Porak-poranda Tertiup Angin

Beruntung air bisa segera surut dan warga setempat mulai bisa membersihkan lumpur.

Rodik, salah satu warga setempat mengatakan, hujan memang mengguyur Dusun Gebang sejak Sabtu siang.

Baca Juga: Hujan Deras Dan Angin Kencang Tumbangkan Sebuah Pohon di Jalan Nasional Depan SMAN 1 Kauman, Arus Lalin Sempat Terganggu

Lambat laun intensitas hujan pun makin lama semakin deras.

Warga pun tidak mengira jika hal itu bisa berdampak besar dan pertama kali dialami.

Baca Juga: Waspadai Cuaca Ekstrem Menjelang dan Selama Lebaran 2025, Bagaimana Tulungagung dan Jawa Timur?

"Kami baru pertama kali mengalami air bah. Sebelumnya saat hujan deras hanya volume air di sungai yang besar," katanya saat ditemui membersihkan teras rumah warga.

Pria berkulit sawo matang ini menambahkan, air bah itu berasal dari gunung yang ada di barat desa.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Pemicu Fluktuasi Harga Cabai Rawit di Trenggalek? Dispertapan Bilang Begini

Dia menduga bendungan kecil yang berada di sekitar lokasi penambangan batu sudah tidak ada.

Apalagi perusahaan pertambangan yang ada di situ sudah berhenti beroperasi.

Hingga akhirnya air menggenang sekitar pukul 15.30.

"Kelihatannya bendungan yang menahan air dari gunung sudak tidak ada yang merawat. Makanya air langsung turun ke pemukiman dan tingginya nyaris selutut orang dewasa," tambahnya.

Baca Juga: Diterjang Angin Kencang, Rumah di Desa Krosok Sendang Tulungagung Roboh

Pantauan di lapangan, jalan desa sepanjang sekitar 200 meter berubah menjadi sungai.

Bahkan rumah warga yang lokasinya lebih rendah dari jalan otomatis terendam.

Tidak berselang lama, air pun surut dan masyarakat mulai membersihkan bagian depan rumah yang dipenuhi lumpur. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#trenggalek #pogalan #Ngadirejo #air bah #hujan deras