Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pemdes Widoro Trenggalek Putar Otak Hidupkan Pasar UMKM SLOW, Mereka Bakal Lakukan Ini

Wanda Asmah Khoiriyah • Selasa, 25 Maret 2025 | 18:31 WIB

Saung Ledokan Widoro sekarang sepi dari kunjungan masyarakat. (WANDA AK/RADAR TRENGGALEK)
Saung Ledokan Widoro sekarang sepi dari kunjungan masyarakat. (WANDA AK/RADAR TRENGGALEK)

RADAR TRENGGALEK – Pemdes Widoro, Kecamatan Gandusari, Trenggalek harus memutar otak untuk menghidupkan kembali pasar desa atau yang dikenal sebagai Saung Ledokan Widoro (Slow).

Hal tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali geliat pasar UMKM di dekat Dam Widoro, Trenggalek yang dulunya sempat ramai sebelum terdampak pandemi Covid-19.

Baca Juga: Sisakan Tiga Pedagang, SLOW di Gandusari Trenggalek Makin Sepi

Sekretaris Desa Widoro, Samsul Maarif mengatakan, sudah tiga tahun wisata di wilayah Trenggalek tengah itu tersebut sepi pengunjung.

Selain faktor pandemi covid-19 banyaknya wisata baru menjadi alasan lainnya tidak kembalinya pengunjung.

Baca Juga: Sering Dijuluki Bali-nya Trenggalek, Desa yang Nyaris Seluas Kota Yogyakarta Ini Kaya Objek Wisata, Siapa Dia?

"Banyak wisata baru yang dibuka, hal ini menjadi faktor wisata ini bukan menjadi tujuan utama wisatawan," ujarnya. 

Samsul, sapaan akrabnya mengaku, hanya sekitar dua pedagang yang masih bertahan. Padahal, pasar tersebut bisa menampung sekitar 20 pedagang bahkan lebih.

Baca Juga: Ternyata Segini Jumlah Total Lokasi Wisata di Tulungagung, Manakah Yang Belum Kalian Kunjungi?

Menurutnya, para pedagang memilih membuka warung atau berjualan di lokasi yang dianggap ramai.

"Sayang jika tempat tersebut tidak digunakan, jadi kami ingin wisata hidup kembali. Pasalnya, potensi tempat yang strategis dan kondisi alam yang bagus bisa menarik para wisata lokal maupun luar daerah," terangnya. 

Baca Juga: Dulunya Ramai Dipuja, Kini 7 Tempat Wisata Ini Sepi Tak Berpenghuni

Disinggung soal waktu pembukaan, pemdes berencana akan membuka kembali pada 2026.

Nantinya pemdes bakal melakukan inovasi baru membuat wisata desa tersebut bisa kembali diminati.

"Para pedagang akan dibekali pelatihan marketing, sehingga mereka bisa mengikuti tren pasar saat ini. Pelatihan ini bertujuan agar mereka bisa bersaing dan memanfaatkan strategi pemasaran yang lebih modern," ungkapnya. 

Pemdes berupaya mencari solusi agar pasar ini kembali hidup, termasuk dengan mengkaji potensi kerja sama dengan komunitas atau event lokal untuk menarik lebih banyak pengunjung.

Baca Juga: Liburan! Berikut 5 Destinasi Wisata Instagramable di Tulungagung

Pihaknya optimistis bahwa dengan strategi yang tepat, Saung Ledokan Widoro dapat kembali menjadi tempat yang ramai dan bermanfaat bagi perekonomian desa.

"Kami berharap dengan adanya persiapan yang matang, para pedagang dapat kembali berjualan, sehingga pasar ini dapat kembali berfungsi sebagai pusat aktivitas ekonomi dan meningkatkan UMKM lokal, khususnya di Desa Widoro," tutupnya. 

 

Editor : Dharaka R. Perdana
#SLOW #umkm #trenggalek #widoro #SLOW Widoro #gandusari