RADAR TULUNGAGUNG - Berkebalikan dengan Stasiun Kras yang menjadi stasiun kereta api paling selatan di wilayah Kediri Raya.
Stasiun kereta api ini justru dinobatkan sebagai stasiun paling utara di Kediri Raya. Anda bisa menebak?
Ya, stasiun yang dimaksud adalah Stasiun Purwoasri yang lokasinya berada di Desa/Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri.
Stasiun Purwoasri (kode: PWR) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang berada di Daerah Operasi VII Madiun dan berada pada ketinggian +50 meter di atas permukaan laut.
Baca Juga: Banyak yang Tinggal Cerita, Dulu Jalur Kereta Api Pare - Kediri Langganan Pabrik Gula
Meskipun termasuk stasiun kecil, Stasiun Purwoasri Kediri tetap memainkan peran penting dalam perjalanan kereta api di lintas selatan Jawa Timur.
Sebagaimana Stasiun Kras, Stasiun Purwoasri dibangun pada era kolonial Belanda sebagai bagian dari jalur kereta api strategis yang menghubungkan berbagai daerah penghasil hasil bumi di Jawa Timur.
Sejak dibuka, stasiun ini berfungsi sebagai tempat pemberhentian kereta api lokal maupun jarak jauh yang melayani rute Kediri dan sekitarnya.
Bangunan stasiun mempertahankan gaya arsitektur klasik sederhana, dengan peron yang memadai untuk mendukung aktivitas naik-turun penumpang.
Baca Juga: Dulu Jalur Kereta Api Kediri dan Jombang Berjaya, Kebijakan Pemerintah Bikin Tinggal Cerita
Beberapa layanan kereta api yang berhenti di Stasiun Purwoasri Kediri meliputi:
Commuter Line Dhoho: Menghubungkan Blitar–Kediri–Kertosono–Surabaya.
Commuter Line Penataran: Melayani rute Blitar–Malang–Surabaya Kota.
Selain itu, stasiun ini juga menjadi titik singgah kereta api barang yang melayani distribusi logistik dari Kediri menuju berbagai wilayah di Jawa Timur. ****
Editor : Dharaka R. Perdana