Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Oknum Pesilat di Blitar Ngamuk Usai Dilarang Masuk ke Arena Pencak Dor

M. Subchan Abdullah • Kamis, 10 Juli 2025 | 05:00 WIB
Para oknum pesilat diamankan Polres Blitar Kota karena berbuat ricuh, Minggu (6/7/2025).
Para oknum pesilat diamankan Polres Blitar Kota karena berbuat ricuh, Minggu (6/7/2025).

MATARAMAN RAYA – Belasan oknum pesilat diamankan jajaran Polres Blitar Kota pada Minggu (6/7/2025) malam.

Penyebabnya, mereka membuat ricuh hingga mengancam keselamatan warga saat acara pencak dor di Desa Sumberjo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. 

Para oknum pesilat yang diketahui berasal dari luar daerah ini merusak rumah warga serta mengakibatkan satu warga terluka.

Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar mengatakan kerusuhan terjadi setelah sekelompok pesilat tidak diperbolehkan masuk ke arena pencak dor.

Penolakan tersebut dilakukan karena para peserta diketahui melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh pihak kepolisian.

“Mereka tidak kami izinkan masuk ke area acara karena mengenakan atribut perguruan silat. Setelah tidak diizinkan masuk, mereka justru bertindak anarkis dan melakukan perusakan. Para pelaku diketahui berasal dari wilayah Kediri, Tulungagung, dan Trenggalek,” bebernya, Senin (7/7/2025).

Padahal, lanjut dia, jauh hari sebelumnya pihak Polres Blitar Kota telah memberikan imbauan secara terbuka.

Imbauan itu ditujukan kepada seluruh peserta pencak dor agar tidak membawa ataupun mengenakan atribut dari perguruan silat mana pun.

“Peserta yang masih nekat mengenakan atribut tidak kami perbolehkan masuk ke arena. Akibatnya, mereka tidak bisa mengikuti kegiatan pencak dor seperti yang direncanakan,” terangnya.

Setelah ditolak masuk, kelompok tersebut meninggalkan lokasi dengan melakukan konvoi.

Namun di tengah perjalanan, mereka malah membuat onar. Mereka merusak rumah warga di Desa Bendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

“Bahkan, mereka juga menyebabkan orang lain terluka,” tegasnya.

Para oknum pesilat tersebut langsung dimintai keterangan dan didata.

Sanksi yang diberikan berupa teguran keras dan meminta agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.

”Kami berupaya maksimal untuk menjaga wilayah agar tetap aman dan kondusif. Jangan sampai Blitar ricuh gara-gara segelintir oknum,” tandasnya. (mg2/sub/ady)

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Kabupaten Blitar #pencak dor #perguruan silat #Oknum Pesilat