BLITAR – Kondisi aspal mulus yang membentang di jalan utama Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Blitar, belum terhubung sepenuhnya.
Di kawasan SDN Tambakan 01, Blitar, masih terdapat beberapa titik kerusakan yang sangat mengganggu perjalanan masyarakat.
Akses jalan utama ini menjadi salah satu penghubung wilayah Kecamatan Gandusari dengan Kecamatan Talun, Blitar.
Jalur ini juga menghubungkan desa-desa di bagian selatan Kecamatan Gandusari, Blitar, dengan pusat kecamatan.
Kerusakan yang berada di jalur strategis ini membuat perjalanan masyarakat tidak lancar. Mau tak mau para pengguna jalan harus mengurangi kecepatan dan memilah permukaan jalan yang masih bisa dilewati dengan lancar.
Bagi yang tidak hafal medan, kerusakan tersebut tentu sangat mengejutkan. Pasalnya di bagian utara dan selatan area kerusakan, kondisi jalan sudah mulus dengan lapisan hotmix.
“Kalau tidak hafal biasanya ada yang kejeglong, terutama pada malam hari,” ujar Nardi, warga setempat.
Melihat kerusakan yang terjadi masyarakat setempat sudah berulang kali turun tangan dengan perbaikan swadaya.
Misalnya, menambal dengan campuran semen dan pasir, namun beberapa bagian kini sudah brodol lagi karena tidak mampu menahan beban kendaraan yang setiap hari ramai lalu lalang.
Karena merupakan jalan utama yang menghubungkan dengan wilayah Kecamatan Talun, yakni melalui Desa Jajar, besar harapan masyarakat agar pihak terkait segera turun tangan.
Selain aktivitas masyarakat umum, jalur ini juga menjadi akses menuju ke sekolah menengah yang ada di Desa Gandusari maupun Desa Sukosewu, seperti MTs Maarif NU, MTsN 4 Blitar, hingga SMPN 2 Blitar.
Praktis, saat jam berangkat dan pulang sekolah, lalu lalang orang tua yang melakukan antar jemput cukup ramai. Sehingga jika kerusakan semakin parah, tentu bakal membahayakan para pengguna jalan. (ynu)
Editor : Didin Cahya Firmansyah