Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Bocah 5 Tahun yang Terseret Arus Sungai di Jombang Ditemukan Tak Bernyawa

Dharaka R. Perdana • Jumat, 22 Agustus 2025 | 23:36 WIB

Adzriel, bocah asal Dusun Murangagung, Desa Kebondalem, Kecamatan Bareng, Jombang ditemukan tak bernyawa. (BASARNAS)
Adzriel, bocah asal Dusun Murangagung, Desa Kebondalem, Kecamatan Bareng, Jombang ditemukan tak bernyawa. (BASARNAS)

RADAR TULUNGAGUNG – Adzriel, bocah 5 tahun yang dilaporkan hilang akibat terseret arus sungai di Dusun Murangagung, Desa Kebondalem, Kecamatan Bareng, Jombang ditemukan tak bernyawa, Jumat (22/8/2025) sekitar pukul 10.08.

Jasad bocah malang itu ditemukan setelah dua hari melakukan pencarian di lokasi yang tidak jauh dari lokasi hilang. 

Baca Juga: Pencari Rumput yang Hilang di Wateskroyo Tulungagung Ditemukan dalam Keadaan Meninggal Dunia di Aliran Sungai, Petunjuk dari Barang Bukti Korban

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit PH mengatakan bahwa tim SAR gabungan menemukan korban di lokasi yang berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian.

Selanjutnya, jenazah Adzriel dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Upaya pencarian terhadap Adzriel ini dimulai sejak laporan awal diterima oleh Kantor SAR. SMC kemudian mengerahkan satu tim rescue untuk berkoordinasi dengan potensi SAR setempat, membentuk struktur organisasi operasi dan menyusun langkah-langkah pencarian korban.

Baca Juga: Lansia Lumpuh Tercebur Sungai di Tulungagung, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Kekerasan

Sebelumnya dalam upaya pencarian korban, sebanyak tiga SRU air (Search and Rescue Unit) air telah dikerahkan untuk melakukan upaya pencarian di sungai, dimulai dari lokasi kejadian.

SRU air pertama melakukan pencarian dengan menggunakan perahu rafting, menempuh jarak sekitar 1 kilometer.

SRU air kedua melanjutkan pencarian menggunakan perahu rafting, dengan jarak tempuh sekitar 1 kilometer.

Baca Juga: Si Ahli Bangunan, Fakta Unik Alasan Berang-Berang Membuat Bendungan pada Aliran Sungai

Sementara itu, SRU air ketiga melakukan pencarian dengan metode susur sungai, dengan jarak tempuh sekitar 1 kilometer.

Selain melakukan pencarian di sungai, beberapa orang personel juga dikerahkan untuk memantau dari darat.

Tim SAR gabungan turut melibatkan warga yang beraktivitas di sekitar sungai, agar mereka melaporkan bila melihat tanda-tanda keberadaan korban.

“Selaku SMC, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh potensi SAR yang terlibat dalam operasi ini,” pungkas Nanang. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#jombang #bocah 5 tahun #terseret arus sungai