Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Legislator DPRD Jatim Agus Cahyono Ingatkan Peristiwa Meninggalnya Driver Ojol di Jakarta agar Tak Terulang

Dharaka R. Perdana • Minggu, 31 Agustus 2025 | 05:00 WIB

Wakil Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur Agus Cahyono
Wakil Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur Agus Cahyono

RADAR TULUNGAGUNG - Wakil Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur, Agus Cahyono, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kericuhan demonstrasi di Jakarta yang berujung pada meninggalnya seorang driver ojek online (ojol).

Politisi PKS ini menilai tragedi itu harus menjadi pelajaran penting agar kejadian serupa tidak terulang, terutama menjelang aksi demonstrasi yang juga direncanakan berlangsung di Jawa Timur pada 3 September 2025 mendatang.

Baca Juga: Viral Video Seorang Ibu yang Baru Pulang Bekerja Jadi Korban Gas Air Mata Saat Demo DPR, Begini Kondisinya

“Pertama, saya sangat prihatin terhadap tragedi demo di Jakarta yang sampai memakan korban jiwa. Turut bela sungkawa. Semoga ada penyelesaian yang terbaik untuk semua pihak,” ujar Agus, Jumat (29/8/2025).

Agus menegaskan bahwa demonstrasi merupakan hak konstitusional warga negara untuk menyampaikan aspirasi. Namun, ia mengingatkan bahwa hak tersebut wajib dijalankan sesuai aturan agar tidak menimbulkan kericuhan maupun korban jiwa.

Baca Juga: Gaji dan Tunjangan Anggota DPR RI Disoal Massa pada Demo Senin Lalu, Begini Suara Mereka

“Masyarakat punya hak menyampaikan aspirasi, itu dijamin undang-undang. Tapi harus taat regulasi: tertib, tidak anarkis, tidak merusak fasilitas umum, dan mematuhi batas waktu aksi. Begitu juga aparat keamanan harus menjaga demo tetap berjalan damai, tidak provokatif,” tegas politisi PKS ini.

Agus juga mendorong Pemprov Jatim, TNI, Polri, dan instansi terkait untuk melakukan langkah antisipasi sejak dini.

Baca Juga: Mobil Mewah Diserang Massa Demo, Diduga Milik Pejabat DPR

Menurut dia, komunikasi dengan para koordinator lapangan (korlap) sangat penting agar demonstrasi berlangsung aman dan kondusif.

“Kalau memungkinkan, koordinasi dilakukan sebelum demo. Kalau tidak, bisa lewat media dan media sosial. TNI, Polri, maupun instansi terkait bisa menyampaikan imbauan agar aturan demo dipatuhi. Jangan sampai tragedi di Jakarta terjadi di Jawa Timur,” ujarnya.

Baca Juga: Rencana Demo 25 Agustus 2025 Menggema di Media Sosial, Begini Kondisi Terbaru di Depan DPR RI

Dengan sikap ini, Agus menegaskan bahwa aspirasi rakyat tetap dapat tersampaikan dengan baik tanpa harus mengorbankan nyawa maupun ketertiban umum.

“Demo itu bagian dari demokrasi, tapi harus damai. Jangan sampai ada lagi korban jiwa seperti di Jakarta,” pungkasnya. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#driver ojek online #dprd jawa timur #ojol