RADAR TULUNGAGUNG – Pencarian terhadap seorang pria yang mencoba bunuh diri dengan cara melompat ke Sungai Jagir Wonokromo, Surabaya, akhirnya membuahkan hasil.
Selasa (9/9/2025) sore, sekitar pukul 17.35 WIB, korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi mengapung di sungai, berjarak kurang lebih 140 meter dari Pintu Air Jagir.
Komandan Tim Basarnas Surabaya, Andi Pamudji, menjelaskan proses evakuasi dilakukan dengan cepat.
Baca Juga: Pria Tua Tanpa Identitas Melompat ke Sungai Jagir Wonokromo di Surabaya, Tim SAR Lakukan Pencarian
“Tim SAR Gabungan segera merapatkan dua perahu karet untuk mengevakuasi jenazah korban yang ditemukan mengapung dan mulai terbawa arus sungai,” terangnya.
Setelah berhasil dievakuasi ke tepi sungai, tim Inafis melakukan pemeriksaan awal sebelum jenazah dibawa ke RSUD dr Soetomo Surabaya untuk penanganan lebih lanjut.
Identitas korban kemudian dipastikan oleh pihak keluarga yang sebelumnya sudah melapor ke posko SAR.
Baca Juga: Pulang Nonton Timnas di Surabaya, Pelajar Tulungagung Tewas Usai Tabrak Jembatan di Ngantru
“Anak dan menantu korban telah melihat foto maupun rekaman CCTV Perum Jasa Tirta I di Pintu Air Jagir dan mengkonfirmasi bahwa korban adalah ayah mereka bernama Agus Susanto, 59, warga Tenggilis, Surabaya,” jelas Andi.
Sebelum korban ditemukan, tim SAR gabungan telah melakukan pencarian intensif sejak pagi dengan mengerahkan penyelam dari Basarnas, Damkar, dan BPBD Kota Surabaya.
Baca Juga: Sejarah Gedung Grahadi Surabaya, Ikon Bersejarah Jawa Timur yang Terkena Imbas Aksi Massa
Penyelaman dilakukan dalam tiga sorti di beberapa titik sekitar lokasi kejadian. Selain itu, tim juga melakukan manuver dengan perahu karet untuk memicu arus agar tubuh korban yang kemungkinan terjebak di dasar sungai bisa terangkat ke permukaan.
“Manuver dilakukan dengan harapan korban akan terangkat ke permukaan apabila terjebak di lumpur pada dasar sungai dengan cara membuat perputaran arus dengan perahu karet,” ungkap Andi. ****
Editor : Dharaka R. Perdana