Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Sejarah Pabrik Rokok Gudang Garam, Dari Industri Rumahan hingga Menjadi Raksasa Rokok Nasional

Mohammad vicky avanda zilmy • Selasa, 16 September 2025 | 00:01 WIB

Gudang Garam adalah salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia yang bermarkas di Kediri, Jawa Timur.
Gudang Garam adalah salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia yang bermarkas di Kediri, Jawa Timur.

RADAR TULUNGAGUNG - Gudang Garam adalah salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia yang bermarkas di Kediri, Jawa Timur.

Perusahaan ini dikenal luas sebagai produsen rokok kretek dengan berbagai varian, mulai dari Sigaret Kretek Tangan (SKT) hingga Sigaret Kretek Mesin (SKM).

Nama Gudang Garam sendiri sudah identik dengan industri rokok di tanah air, bahkan menjadi salah satu penyumbang devisa terbesar bagi negara.

Baca Juga: Wali Kota Blitar Bertemu dengan Kurator Aset Dua Pabrik Rokok yang Pailit, Terungkap Kendala Utama Pemenuhan Hak Pekerja

Sejarah pabrik Gudang Garam dimulai pada tahun 1958 oleh Surya Wonowidjojo, seorang perantau asal Tiongkok yang sejak muda merantau ke Kediri.

Ia memulai usaha rokok dari skala kecil, meracik tembakau dan cengkeh secara tradisional untuk menghasilkan kretek dengan cita rasa khas.

Nama Gudang Garam dipilih karena terinspirasi dari sebuah gudang penyimpanan garam di dekat tempat usaha awal berdirinya.

Filosofi nama ini adalah melambangkan kesederhanaan namun memiliki manfaat besar bagi banyak orang.

Seiring berjalannya waktu, Gudang Garam terus berkembang pesat. Pada tahun 1960-an, perusahaan ini mulai memproduksi dalam jumlah besar dengan melibatkan banyak tenaga kerja lokal.

Tahun 1970-an, Gudang Garam resmi menjadi perusahaan besar dengan fasilitas pabrik yang lebih modern.

Pada periode ini, mereka mulai memperkenalkan Sigaret Kretek Mesin (SKM) untuk menjawab kebutuhan pasar yang semakin luas.

Baca Juga: HOROR! Uji Nyali Menelusuri Bekas Pabrik Rokok Retjo Pentung Tulungagung

Ekspansi dan Kontribusi

1980–1990-an: Gudang Garam semakin menguatkan posisinya sebagai salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia, bersaing dengan Djarum dan Sampoerna.

1990: Gudang Garam resmi melantai di Bursa Efek Jakarta (sekarang BEI) dengan kode saham GGRM.

Hingga kini, Gudang Garam dikenal sebagai penyumbang besar bagi ekonomi Kediri dengan menyerap puluhan ribu tenaga kerja.

Gudang Garam tidak hanya berperan dalam industri, tetapi juga dalam bidang sosial dan budaya. Perusahaan ini mendukung berbagai kegiatan olahraga, seni, hingga kegiatan masyarakat di Kediri dan sekitarnya.

Baca Juga: Misteri Pesugihan Pabrik Rokok Retjo Pentung Tulungagung, Ada Kaitan Retjo Sewu?

Sejarah pabrik Gudang Garam adalah kisah sukses industri rokok kretek Indonesia. Dari usaha kecil yang berawal di Kediri, Gudang Garam kini menjelma menjadi perusahaan nasional yang berpengaruh besar.

Dengan produk yang terus berinovasi, Gudang Garam tetap menjadi bagian penting dari sejarah dan perekonomian Indonesia. **** 

Editor : Dharaka R. Perdana
#kediri #perusahaan rokok #gudang garam