Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pondok Pesantren Al-Khoziny Sidoarjo Runtuh, Tim SAR Gabungan Berusaha Evakuasi Santri Tertimpa Reruntuhan

Dharaka R. Perdana • Selasa, 30 September 2025 | 03:58 WIB

 

Kondisi bangunan Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo yang ambruk pada Senin sore. (BASARNAS)
Kondisi bangunan Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo yang ambruk pada Senin sore. (BASARNAS)

RADAR TULUNGAGUNG – Peristiwa memilukan terjadi di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, pada Senin (29/9/2025) sekitar pukul 15.35 WIB.

Bangunan pondok pesantren yang tidak jauh dari pusat kota Sidoarjo yang terdiri dari beberapa lantai mendadak ambruk saat aktivitas santri masih berlangsung di lantai dasar.

Menurut laporan awal, musibah ini dipicu oleh aktivitas pengecoran lantai 4 yang dilakukan sejak pagi.

Diduga pondasi bangunan tidak mampu menopang beban cor beton, sehingga konstruksi di bagian atas runtuh dan menimpa lantai di bawahnya.

Baca Juga: Purnawirawan TNI Asal Sidoarjo Palsukan Surat Keterangan Desa untuk Urus Cerai, Maisaroh: Saya Merasa Dizolimi

Runtuhan itu kemudian menjebak sejumlah santri yang tengah melaksanakan shalat di lantai dasar.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, menyebutkan pihaknya segera mengerahkan dua tim rescue dengan total 13 personel ke lokasi kejadian.

Tim pertama yang tiba langsung melakukan assessment awal untuk memetakan kondisi reruntuhan.

“Dari hasil assessment, tim mendeteksi adanya tanda-tanda dua korban yang masih dalam keadaan selamat di bawah reruntuhan,” kata Nanang.

Baca Juga: Belasan Siswa SMAN 2 Lamongan Muntah setelah Santap MBG, Menu untuk 2 SMA Negeri di Surabaya Basi

Tidak berselang lama, tim kedua datang dengan membawa peralatan ekstrikasi tambahan untuk membuka akses.

Operasi gabungan melibatkan Basarnas, TNI, Polri, BPBD, hingga relawan setempat. Mereka fokus melakukan pencarian dan evakuasi korban dengan prosedur penyelamatan yang hati-hati, mengingat struktur bangunan masih rawan runtuh susulan.

Hingga Senin malam, proses evakuasi masih terus berlangsung. Tim SAR gabungan berupaya membuka jalur ke titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban tertimpa.

Namun jumlah pasti korban yang terdampak masih belum bisa dipastikan, mengingat situasi di lokasi cukup kompleks.

“Fokus utama kami adalah menyelamatkan korban yang masih tertimpa bangunan. Peralatan ekstrikasi terus digunakan untuk mempercepat pembukaan akses,” tambah Nanang.

Hingga kini, aparat kepolisian bersama pemerintah daerah masih melakukan pendataan dan investigasi terkait penyebab pasti insiden tersebut.

 

 

Editor : Dharaka R. Perdana
#ambruk #sidoarjo #Al Khoziny #pondok pesantren