Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Jeep Jalani Ramp Check, Pos Wisata Gunung Bromo di Kabupaten Malang Ditutup Dua Hari

Savina Ayu Wardani • Selasa, 30 September 2025 | 18:45 WIB

DEMI KESELAMATAN PENUMPANG: Jeep melintasi kawasan Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, setelah mengantar wisatawan dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
DEMI KESELAMATAN PENUMPANG: Jeep melintasi kawasan Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, setelah mengantar wisatawan dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

RADAR TULUNGAGUNG - Jeep - jeep pengantar wisatawan Bromo, Jawa Timur, berhenti beroperasi hari ini (30/9) dan besok (1/10). Sebab kendaraan-kendaraan tersebut harus mengikuti ramp check (cek kondisi).

Jeep dengan empat roda penggerak itu dibawa ke kantor UPT Pengelolaan Prasarana Perhubungan Lalu Lintas Angkutan Jalan Malang, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jatim, di mana fasilitas untuk ramp check tersedia.

Baca Juga: Begini Fakta Salju di Gunung Bromo, Fenomena Embun Beku Eksotis

Staf pranata humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Endrip Wahyutama mengatakan, sehari-hari jeep yang biasa beroperasi mencapai 520 unit yang tergabung dalam Paguyuban Jeep Bromo Tengger Semeru.

"Tapi untuk berapa yang ikut ramp check, Dishub yang tahu," katanya kepada Radar Malang Grup Jawa Pos.

Karena itu, wisatawan yang hendak berwisata ke kawasan Bromo hari ini sampai besok harus menahan diri dulu.

Baca Juga: Keajaiban Fajar di Gunung Bromo: Daya Tarik Wisata Alam Jawa Timur

Pasalnya, TNBTS selama dua hari menutup gerbang dan Pos Jemplang di Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

"Khusus Jemplang ditutup dari tanggal 30 September pukul 00.01 sampai 1 Oktober pukul 23.59," kata Endrip.

Penutupan itu berlaku untuk semua kendaraan, baik jeep Bromo maupun kendaraan roda dua dan empat pribadi yang hendak ke Bromo. Endrip menambahkan, bahwa penutupan itu berlaku juga pada sistem pembelian tiket secara online.

Baca Juga: Asal Usul Gunung Bromo: Anak dari Letusan Gunung Tengger

Sampai kemarin (29/9) pukul 15.00, terdata sisa 524 tiket dari total kuota 2.752 tiket per hari, Artinya, sudah ada 2.228 orang yang bersiap melancong ke destinasi wisata andalan Jawa Timur tersebut.

Di sisi lain, Pos Jemplang juga merupakan akses warga lintas kabupaten, menghubungkan Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang dengan Kecamatan Senduro di Kabupaten Lumajang, Namun, penutupan pos itu hanya berlaku untuk wisata ke arah Bromo saja.

"Warga Lumajang tetap bisa lewat, juga yang wisata ke Ranu Regulo atau pendakian ke Semeru," ujarnya. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#malang #jeep #bromo