Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Korban Meninggal Jadi 3 Orang Pasca Runtuhnya Bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, 91 Orang Diperkirakan Masih Tertimbun

Dharaka R. Perdana • Rabu, 1 Oktober 2025 | 17:53 WIB

Sejumlah tenda besar didirikan di area Ponpes Al Khoziny Sidoarjo. (BASARNAS)
Sejumlah tenda besar didirikan di area Ponpes Al Khoziny Sidoarjo. (BASARNAS)

RADAR TULUNGAGUNG - Tim gabungan terus melakukan upaya evakuasi terhadap korban insiden reruntuhan di Pondok Pesantren Al Khoziny, Kecamatan Buduran, Sidoarjo.

Berdasarkan data absensi santri, sebanyak 91 orang diduga diduga tertimbun material bangunan hingga Selasa (30/9) pukul 19.00 WIB.

"Tim SAR gabungan telah dikerahkan dengan metode kerja bergantian untuk menjaga ketahanan tim," kata Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB

Baca Juga: Tiga Korban Selamat Kembali Dievakuasi dari Reruntuhan Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo, Langsung Dirujuk ke RSUD RT Notopuro

Menurut dia, peralatan berat juga telah disiagakan, namun penggunaannya sementara belum dapat dilakukan karena dikhawatirkan getaran dapat memperparah kondisi reruntuhan.

Upaya penyelamatan saat ini difokuskan secara manual dengan menggali lubang dan celah untuk mengevakuasi korban yang masih hidup.

Tim SAR gabungan mendeteksi adanya indikasi enam orang korban yang masih bertahan di salah satu segmen reruntuhan.

Baca Juga: Ketua Umum PBNU Tinjau Pesantren Al-Khoziny Sidoarjo, Temui Wali Santri dan Ajak Doa Bersama untuk Semua Korban

"Melalui celah yang ada, petugas telah menyalurkan makanan dan minuman untuk menjaga kondisi para korban," tambah Abdul Muhari.

Sementara itu, proses evakuasi juga menunggu asesmen dari pihak berwenang di bawah komando Basarnas.

Jika hasil asesmen menyatakan tidak ada lagi korban yang masih hidup, tahapan selanjutnya akan dilakukan dengan menggunakan alat berat untuk mengevakuasi korban meninggal dunia yang masih tertimbun.

Baca Juga: 38 Orang Masih Hilang Akibat Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk, BNPB: Kategori Bencana Kegagalan Konstruksi

Di sisi lain, tim tengah merumuskan langkah teknis bersama ahli konstruksi untuk membersihkan puing pada jalur evakuasi secara aman tanpa memicu reruntuhan susulan.

Data sementara per Sabtu (30/9) pukul 19.00 WIB tercatat sebanyak 100 orang terdampak dalam kejadian ini.

Dari jumlah tersebut, 26 orang masih menjalani perawatan inap, 70 orang telah diperbolehkan pulang, tiga orang dilaporkan meninggal dunia dan satu pasien dirujuk ke rumah sakit di Mojokerto.

Sejumlah fasilitas kesehatan menjadi rujukan utama untuk penanganan korban, di antaranya RSUD RT Notopuro, RS Siti Hajjar, RS Delta Surya, RS Sheila Medika dan RS Unair.

Baca Juga: Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo Bertambah: 102 Santri Dievakuasi dari Reruntuhan, Satu Meninggal Dunia

Adapun rinciannya meliputi RSUD RT Notopuro merawat 40 pasien dengan delapan pasien rawat inap dan dua meninggal dunia.

RS Siti Hajjar menangani 52 pasien dengan 11 pasien rawat inap, satu meninggal dunia dan satu pasien dirujuk.

Berikutnya RS Delta Surya merawat enam pasien rawat inap, RS Sheila Medika menangani satu pasien yang telah diperbolehkan pulang, sedangkan RS Unair merawat satu pasien rawat inap.

Baca Juga: Delapan Santri Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Berhasil Dievakuasi dari Reruntuhan Bangunan, Langsung Dibawa ke Rumah Sakit

Insiden bencana yang dipicu oleh kegagalan teknologi konstruksi itu turut menjadi perhatian Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto.

Sesuai agenda, Kepala BNPB akan meninjau lokasi untuk memberikan dukungan dan pendampingan upaya penanganan darurat, dengan prioritas utama pencarian dan pertolongan pada hari ini, Rabu (1/10). ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#sidoarjo #tertimbun #Al Khoziny