Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Update Evakuasi Korban Tertimbun Reruntuhan Bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Tujuh Korban Berhasil Dievakuasi, Dua Meninggal Dunia

Dharaka R. Perdana • Kamis, 2 Oktober 2025 | 06:16 WIB

Tim SAR gabungan mengevakuasi salah satu korban meninggal yang tertimpa reruntuhan bangunan Ponpes Al Khoziny. (BASARNAS)
Tim SAR gabungan mengevakuasi salah satu korban meninggal yang tertimpa reruntuhan bangunan Ponpes Al Khoziny. (BASARNAS)

RADAR TULUNGAGUNG - Setelah berupaya lebih dari 24 jam tanpa henti, tim SAR gabungan kembali berhasil mengevakuasi tujuh korban dari reruntuhan bangunan di Ponpes Al Khoziny, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, pada Rabu (1/9/2025).

Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan, ketujuh korban dievakuasi dari sektor pencarian Site A1.

Baca Juga: Baznas Salurkan Bantuan ke Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Rp300 Juta untuk Rekonstruksi Musholla yang Ambruk

Proses evakuasi berlangsung dramatis karena tim harus lebih dulu membuka akses aman di tengah reruntuhan yang tidak stabil.

"Kami harus membuka akses aman untuk mengantisipasi runtuhan susulan karena struktur tidak stabil," katanya.

Baca Juga: Korban Meninggal Jadi 3 Orang Pasca Runtuhnya Bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, 91 Orang Diperkirakan Masih Tertimbun

Pada pukul 14.48 WIB, tim SAR gabungan mengevakuasi korban ke-12 sudah dalam kondisi meninggal. Tidak lama berselang, pukul 15.22 WIB, tim SAR kembali mengevakuasi korban ke-13, Haikal, dalam kondisi selamat.

Pada pukul 18.05 WIB, korban ke-14, Muhammad Wahyudi, dievakusi dalam kondisi selamat. Pada pukul 18.40 WIB, korban ke-15, Al Fatih, dievakuasi dalam kondisi selamat. Berselang 10 menit kemudian, pada pukul 18.50 WIB, korban ke-16 ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Baca Juga: Tiga Korban Selamat Kembali Dievakuasi dari Reruntuhan Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo, Langsung Dirujuk ke RSUD RT Notopuro

Upaya evakuasi belum berhenti hingga akhirnya pukul 19.16 WIB, korban ke-17, Putra, berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Kemudian, pada pukul 20.20 WIB, tim SAR gabungan kembali menemukan korban, yang ke-18 bernama Rosi juga dievakuasi dalam keadaan selamat.

Baca Juga: Ketua Umum PBNU Tinjau Pesantren Al-Khoziny Sidoarjo, Temui Wali Santri dan Ajak Doa Bersama untuk Semua Korban

Laksma Yudhi melanjutkan, metode yang digunakan untuk menjangkau korban sangat menantang. Tim SAR harus membuat galian pada dasar bangunan dari titik masuk hingga menuju lokasi keberadaan korban.

Adapun galian tersebut juga dalam kondisi terbatas untuk dilewati dari segi kedalaman yakni hanya 80 sentimeter dan diameter galian hanya 60 sentimeter.

"Galian tersebut hanya bisa dilalui dengan cara merayap dan personel yang bertugas harus melakukan proses evakuasi dalam posisi tengkurap seperti itu selama kurang lebih tiga jam tiap shift-nya," tambahnya.

Keberhasilan mengevakuasi Haikal merupakan buah dari kerja keras tim SAR yang terus berkomunikasi dan memotivasi korban selama proses berlangsung.

Baca Juga: Ketua Umum PBNU Tinjau Pesantren Al-Khoziny Sidoarjo, Temui Wali Santri dan Ajak Doa Bersama untuk Semua Korban

Tim SAR gabungan memberikan suplai makanan dan minuman agar korban tetap bertahan hingga berhasil dievakuasi.

Dengan tambahan ini, total korban yang berhasil dievakuasi mencapai 18 orang. Korban selamat hari ini dibawa ke RSUD Notopuro Sidoarjo guna mendapatkan penanganan medis intensif. Sementara itu, untuk korban meninggal dibawa ke RS Siti Hajar guna proses identifikasi. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#meninggal #sidoarjo #Al Khoziny #reruntuhan bangunan