Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

DPRD Jawa Timur Desak Pemprov Alokasikan BTT untuk Penanganan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Pasca Bencana

Dharaka R. Perdana • Minggu, 5 Oktober 2025 | 06:19 WIB

Personel tim SAR gabungan memotong besi beton untuk membuka akses. (BASARNAS)
Personel tim SAR gabungan memotong besi beton untuk membuka akses. (BASARNAS)

RADAR TULUNGAGUNG - DPRD Jawa Timur meminta Pemprov Jatim segera mengalokasikan sebagian belanja tidak terduga (BTT) untuk penanganan korban dan pemulihan pascabencana robohnya masjid Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo.

Permintaan ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni, usai meninjau langsung lokasi bencana bersama Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, Kamis (2/10/2025).

Baca Juga: Update Tragedi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: Total Korban 124, Tim SAR Temukan Tiga Jenazah Lagi pada Sabtu Malam

“Kami mendukung penuh Pemprov Jatim, khususnya dalam penggunaan belanja tidak terduga agar proses evakuasi, penanganan medis, pemulihan lokasi, hingga pemberian santunan kepada keluarga korban dilakukan cepat, tepat, dan manusiawi,” ujar Sri Wahyuni, Jumat (3/10/2025).

Politisi Partai Demokrat ini juga menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh agar musibah serupa tidak kembali terjadi.

“Evaluasi harus dilakukan, baik dari aspek pendirian bangunan, konstruksi yang sesuai standar keselamatan, prosedur darurat, maupun standar pengawasan lingkungan pondok pesantren,” tegasnya.

Sri Wahyuni menambahkan, tragedi tersebut harus menjadi pembelajaran bersama bagi semua pihak untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan para santri di Jawa Timur.

Baca Juga: Tim SAR Temukan Dua Korban Meninggal Dunia dan Satu Bagian Tubuh di Bawah Reruntuhan Ponpes Al Khoziny, Lokasinya di Sini

“Musibah ini mari kita jadikan pembelajaran bersama untuk menjaga keselamatan dan keamanan seluruh santri di Jawa Timur,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sri Wahyuni juga menyampaikan doa dan empati mendalam bagi para korban dan keluarga yang ditinggalkan.

Baca Juga: Update Korban Meninggal Ambruknya Bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Tim SAR Hari Ini Temukan 5 Jenazah, Total 10 Orang Meninggal Dunia

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga para korban yang wafat mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Untuk para santri yang masih dirawat, semoga segera diberi kesembuhan. Kami juga berdoa agar proses evakuasi di lapangan selalu lancar dan dalam lindungan Allah SWT,” ucapnya.

Politisi asal Bojonegoro ini berharap seluruh elemen pemerintah bergerak cepat menuntaskan penanganan bencana dengan pendekatan yang empatik dan profesional.

Sekadar mengingatkan, musholla di Ponpes Al Khoziny ambruk pada Senin (29/09/2025) sore saat para santri sedang melaksanakan salat Asar. Bangunan tiga lantai itu tiba-tiba roboh, menimbun puluhan santri di bawah reruntuhan. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#belanja tak terduga #sidoarjo #Al Khoziny #pemprov jatim #dprd jawa timur