Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

2 Kantong Jenazah Korban Ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Teridentifikasi Asal Bangkalan

Dharaka R. Perdana • Senin, 13 Oktober 2025 | 05:31 WIB
 

RADAR TULUNGAGUNG - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jatim kembali mengumumkan update hasil identifikasi korban tragedi runtuhnya bangunan Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, Minggu (12/10).

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) Polda Jawa Timur, Kombes Pol M. Khusnan Marzuki mengatakan bahwa hari ini, sebanyak 2 korban berhasil teridentifikasi dari 2 kantong jenazah.

Baca Juga: Tim DVI Polda Jawa Timur Identifikasi 48 Santri Korban Ambruknya Bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Berikut Nama dan Alamatnya

"Hari ini, Minggu, 12 Oktober 2025, Tim DVI Polda Jawa Timur berhasil melaksanakan identifikasi terhadap 2 kantong jenazah, yang match dengan delapan nomor AM (ante morterm)," tuturnya, Minggu (12/10/2025).

Berikut dua jenazah korban tragedi Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo yang berhasil diidentifikasi pada Minggu (12/10/2025):

Baca Juga: Polda Jawa Timur Naikkan Status Hukum Ambruknya Bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Jadi Penyidikan, Benarkah Polisi Sudah Kantongi Calon Tersangka?

1. Ach Haikal Fadil Alfatih, laki-laki, 12 tahun, warga Dusun Timur Leke, Sendang Dajah, Labang, Bangkalan. Teridentifikasi melalui DNA dan medis.

2. Syamsul Arifin, laki-laki, 18 tahun, warga Dusun Tegal Badang, Tlagah, Kecamatan Galis, Bangkalan. Teridentifikasi melalui DNA, medis, dan properti pribadi.

Baca Juga: Menteri PU Tegaskan Bangun Ulang Gedung Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Anggaran Disiapkan Sepenuhnya dari APBN

Sebelumnya pada Sabtu (11/10/2025), Tim DVI juga berhasil mengidentifikasi satu kantong jenazah atas nama Muhammad Ridwan Sahari.

Ia merupakan santri laki-laki berusia 14 tahun, dengan alamat Bendul Merisi Jaya Timur nomor 17 RT 2/ RW 12, Wonocolo, Surabaya. 

Baca Juga: Sejarah Ponpes Al Khoziny Buduran Sidoarjo yang Berusia Lebih dari Seabad, Sejumlah Tokoh Besar Islam Indoonesia Pernah Nyantri di Sini

Sekadar mengingatkan, masyarakat dikejutkan atas peristiwa ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo pada Senin (29/9/2025) lalu.

Setelah 9 hari berjibaku mengevakuasi korban yang tertimbun reruntuhan, kegiatan operasi SAR resmi ditutup pada Selasa (7/10) pukul 10.00 WIB. 

Data terakhir, korban dalam bencana non alam ini mencapai 171 orang, dengan rincian 104 korban selamat dan 67 kantong jenazah korban, termasuk 8 potongan tubuh. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#jenazah #korban #sidoarjo #Al Khoziny