Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Bocah 5 Tahun di Jombang Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Tenggelam di Sungai Gedangan

Dharaka R. Perdana • Kamis, 30 Oktober 2025 | 20:00 WIB

Bocah tenggelam di Sungai Gedangan, Jombang akhirnya ditemukan tak bernyawa. (BASARNAS)
Bocah tenggelam di Sungai Gedangan, Jombang akhirnya ditemukan tak bernyawa. (BASARNAS)

RADAR TULUNGAGUNG – Upaya pencarian terhadap bocah lima tahun yang dilaporkan tenggelam di Sungai Gedangan, Kecamatan Mojowarno, Jombang, berakhir duka.

Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban pada Rabu (29/10/2025) sekitar pukul 10.45 WIB, dalam keadaan meninggal dunia.

Baca Juga: Dari Penjaga Kebersihan Akuarium hingga Pengganggu Ekosistem, Alasan Ikan Pembersih Lumut Bisa Jadi Hama di Sungai

Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit menjelaskan, korban ditemukan sekitar 9,8 kilometer dari lokasi awal tempat ia diduga tenggelam.

“Jenazah korban kemudian dievakuasi menuju RSUD Jombang,” ujar Nanang yang bertindak sebagai SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi tersebut.

Baca Juga: Jaga Ekosistem Sungai, Kapolres Tulungagung Tebar 5.000 Benih Ikan Tombro di Sungai Ngrowo

Korban diketahui bernama Alfin (5), warga Desa Gedangan, Kecamatan Mojowarno. Ia dilaporkan hilang pada Selasa (28/10) sore, saat sang ibu sedang mandi.

Ketika kembali, ibunya mendapati pintu samping rumah yang mengarah ke sungai dalam keadaan terbuka. Dugaan kuat, bocah malang itu terpeleset dan terbawa arus sungai.

Baca Juga: Lahir di Tepian Sungai Brantas Tulungagung, Begini Kisah Perjalanan Karier Mayjen TNI Lilik Sudaryani, Semua Berkat Gemblengan Kakek Nenek

Operasi pencarian berlangsung selama dua hari. Tim SAR gabungan melibatkan berbagai unsur, antara lain rescue Kantor SAR Surabaya, BPBD Jombang, Polres Jombang, Polsek Mojowarno, Koramil Mojowarno, Damkar, Banser, Semar, Gatana, Forum PRB Mojokerto, perangkat desa, serta warga sekitar.

Setelah korban ditemukan, operasi SAR resmi ditutup pada Rabu siang. “Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Terima kasih juga kepada seluruh pihak yang telah membantu pencarian,” tutur Nanang.

Baca Juga: Jejak Sungai di Dalam Laut, Fenomena Misterius yang Tampak Mustahil tapi Nyata

Musibah ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap anak-anak yang bermain di sekitar aliran sungai, terutama saat musim hujan dengan arus yang cenderung lebih deras. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#bocah lima tahun #tenggelam #jombang