Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

7 Ilmu Kesaktian Nusantara yang Legendaris: dari Ajian Bandung Bondowoso hingga Rawa Rontek, Konon Dimiliki Para Pendekar Zaman Dulu

Natasha Eka Safrina • Senin, 9 Maret 2026 | 22:20 WIB

Misteri naga Baru Klinting dan asal-usul Telaga Ngebel Ponorogo. Simak kisah lidi sakti yang menenggelamkan desa angkuh di lereng Gunung Wil
Misteri naga Baru Klinting dan asal-usul Telaga Ngebel Ponorogo. Simak kisah lidi sakti yang menenggelamkan desa angkuh di lereng Gunung Wil

JAKARTA – Kisah tentang ilmu kesaktian Nusantara sering muncul dalam cerita rakyat, legenda, hingga kisah pewayangan. Meski kini masyarakat hidup di era modern, berbagai ajian atau ilmu kanuragan dari masa lalu masih sering dibicarakan dan dipercaya sebagian orang sebagai bagian dari warisan budaya spiritual Indonesia.

Sejak zaman kerajaan hingga masa perjuangan melawan penjajah, cerita mengenai ilmu kesaktian Nusantara kerap dikaitkan dengan tokoh-tokoh legendaris yang memiliki kemampuan luar biasa. Kekuatan tersebut digambarkan mampu mengangkat benda berat, kebal terhadap senjata, hingga berpindah tempat dalam waktu singkat.

Dalam berbagai cerita tradisional, kesaktian ini tidak hanya menjadi simbol kekuatan fisik, tetapi juga dianggap sebagai bentuk penguasaan spiritual dan kedekatan manusia dengan alam semesta.

Berikut beberapa ilmu kesaktian Nusantara yang sering disebut dalam legenda dan cerita masyarakat.

Baca Juga: 5 Makhluk Mitologi Pulau Jawa yang Masih Dipercaya: dari Wewe Gombel hingga Aul, Kisah Misterius yang Melegenda di Nusantara

Ajian Bandung Bondowoso

Ajian Bandung Bondowoso dikenal sebagai salah satu ilmu kesaktian yang memiliki kekuatan luar biasa. Konon, orang yang menguasai ajian ini mampu mengangkat benda yang sangat berat dengan mudah, seolah-olah benda tersebut ringan seperti sehelai bulu.

Selain itu, ajian ini dipercaya membuat pemiliknya mampu menangkis berbagai serangan senjata tajam. Senjata yang dilemparkan ke arahnya disebut akan terpental sebelum mengenai tubuhnya.

Legenda ini sering dikaitkan dengan kisah Bandung Bondowoso yang dipercaya menggunakan kesaktiannya untuk membangun Candi Prambanan demi memenuhi syarat dari Roro Jonggrang.

Ajian Brajamusti

Ajian Brajamusti dikenal sebagai ilmu kanuragan yang sangat kuat. Dalam cerita pewayangan, kesaktian ini sering dikaitkan dengan tokoh Gatotkaca yang memiliki tubuh kuat seperti kawat dan tulang sekeras besi.

Orang yang menguasai ajian Brajamusti diyakini memiliki kekuatan pukulan yang sangat dahsyat. Bahkan satu pukulan saja dapat menyebabkan luka parah yang sulit disembuhkan.

Karena kekuatannya yang besar, ajian ini sering dianggap sebagai salah satu ilmu bela diri paling mematikan dalam cerita tradisional Nusantara.

Baca Juga: Misteri Naga Baru Klinting dan Legenda Rawa Pening: Kisah Bocah Sakti yang Menenggelamkan Desa Angkuh Menjadi Danau Abadi

Ilmu Karang

Ilmu Karang digambarkan sebagai ajian yang memiliki daya destruktif sangat besar. Dalam berbagai cerita, apapun yang disentuh oleh pemilik ilmu ini dapat hancur seketika.

Karena sifatnya yang berbahaya, ilmu ini dipercaya tidak boleh digunakan secara sembarangan. Pemiliknya harus memiliki pengendalian diri yang kuat agar tidak menimbulkan kerusakan besar.

Beberapa kisah bahkan menyebut bahwa ilmu Karang dikenal tidak hanya oleh manusia, tetapi juga oleh makhluk gaib seperti jin dan makhluk halus.

Ajian Inti Lebur Saketi

Ajian Inti Lebur Saketi dikenal sebagai kesaktian yang sangat ditakuti oleh makhluk halus. Ilmu ini dipercaya memiliki kemampuan untuk melawan gangguan gaib seperti santet, tenung, atau guna-guna.

Dalam cerita masyarakat, ajian ini juga digunakan sebagai metode penyembuhan penyakit yang dianggap berasal dari gangguan supranatural.

Pengobatan yang dilakukan biasanya bersifat spiritual atau gaib sehingga dipercaya memiliki tingkat kesembuhan tinggi bagi mereka yang mempercayainya.

Baca Juga: Legenda Baru Klinting dan Misteri Terbentuknya Rawa Pening: Kisah Naga Sakti di Kaki Gunung Telomoyo yang Menuntut Balas atas Kesombongan Manusia

Ajian Pancasona

Ajian Pancasona dikenal sebagai ilmu yang dapat memulihkan tubuh dari luka parah. Dalam legenda, seseorang yang menguasai ilmu ini mampu pulih dengan cepat meskipun mengalami luka berat.

Kesaktian ini digambarkan seolah menyatukan energi tubuh dengan alam semesta sehingga tubuh memiliki daya regenerasi yang luar biasa.

Karena kekuatannya yang besar, ajian Pancasona dianggap sebagai salah satu tingkat kesaktian tertinggi dalam tradisi ilmu kanuragan Nusantara.

Ajian Rawa Rontek

Ajian Rawa Rontek cukup populer di masyarakat karena pernah muncul dalam film dan cerita silat klasik Indonesia. Ilmu ini digambarkan membuat pemiliknya kebal terhadap berbagai serangan senjata tajam.

Bahkan dalam cerita legenda, tubuh seseorang yang menguasai ajian ini dapat menyatu kembali jika terpisah, selama seluruh bagian tubuhnya menyentuh tanah.

Meski demikian, ajian Rawa Rontek juga dipercaya memiliki efek negatif. Pemiliknya disebut lebih mudah emosi karena pengaruh kekuatan gaib yang menyertainya.

Ajian Saifi Angin

Ajian Saifi Angin dikenal sebagai ilmu yang memungkinkan seseorang bergerak sangat cepat, bahkan seolah dapat berpindah tempat dalam waktu singkat.

Ilmu ini sering disebut sebagai ajian “melipat bumi” karena jarak yang jauh terasa sangat dekat bagi pemiliknya.

Dalam cerita tradisional, ajian ini dipercaya pernah dimiliki oleh para wali di masa lalu untuk memudahkan perjalanan dalam menyebarkan ajaran agama.

Hingga kini, kisah tentang berbagai ilmu kesaktian Nusantara masih terus hidup dalam cerita rakyat, legenda, dan budaya populer. Terlepas dari benar atau tidaknya keberadaan ajian tersebut, cerita ini tetap menjadi bagian dari kekayaan budaya yang mencerminkan kepercayaan serta imajinasi masyarakat Indonesia pada masa lampau.

Editor : Natasha Eka Safrina
#Ilmu Kanuragan #Ajian #bandung bondowoso #Rawa Rontek