Radar Tulungagung - Minat masyarakat terhadap motor listrik bekas terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Harga yang lebih terjangkau dibanding unit baru menjadi alasan utama banyak konsumen mulai melirik kendaraan listrik bekas untuk kebutuhan harian.
Fenomena tersebut terlihat di showroom Dablong EV yang kembali mengumumkan ketersediaan sejumlah motor listrik bekas dengan harga menarik. Dalam video terbaru yang diunggah kanal YouTube Muhammad Riz, pemilik Dablong EV, Om Adi, memperlihatkan berbagai unit yang siap dipasarkan kepada konsumen.
Menariknya, sebagian besar motor listrik bekas yang tersedia dijual dengan harga di bawah Rp10 juta. Bahkan ada beberapa unit yang ditawarkan mulai kisaran Rp5 jutaan sehingga menjadi incaran pembeli yang ingin beralih ke kendaraan listrik dengan biaya minim.
Yadea E8S Pro Jadi Unit Paling Murah
Salah satu motor listrik yang dipamerkan adalah Yadea E8S Pro warna abu-abu keluaran tahun 2024. Meski kondisi STNK tidak tersedia, unit tersebut disebut masih dalam kondisi layak pakai dengan tampilan fisik yang cukup terawat.
Motor listrik ini ditawarkan dengan harga sekitar Rp5 jutaan. Harga tersebut menjadi salah satu yang termurah dibandingkan motor listrik lain di kelasnya.
Selain itu, tersedia pula unit Yadea E8S Pro lain yang masih memiliki garansi baterai aktif. Motor tersebut dibanderol sekitar Rp6 jutaan dan disebut masih memiliki performa baterai yang baik.
Harga yang relatif terjangkau membuat model ini menjadi salah satu pilihan menarik bagi konsumen yang baru ingin mencoba kendaraan listrik.
Tangkas dan T9 Dijual di Bawah Rp7 Juta
Selain Yadea, Dablong EV juga menawarkan motor listrik Tangkas dan T9 yang dibanderol dengan harga kompetitif. Salah satu unit Tangkas disebut mengalami penyesuaian harga setelah sebelumnya belum menemukan pembeli.
Motor tersebut akhirnya ditawarkan sekitar Rp6 jutaan dengan kondisi baterai yang masih bagus. Sementara itu, unit T9 warna merah yang baru masuk showroom dibuka dengan harga sekitar Rp7 juta.
Menurut Om Adi, baterai T9 tersebut baru saja mendapatkan perpanjangan sehingga kondisinya masih layak untuk digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Keunggulan utama motor listrik bekas di segmen ini adalah biaya operasional yang rendah dan harga pembelian yang jauh lebih murah dibandingkan unit baru.
Alesa EX3000 Jadi Pilihan Menarik
Bagi konsumen yang mencari spesifikasi lebih tinggi, tersedia pula Alesa EX3000 warna merah. Motor listrik ini merupakan unit tangan pertama dan bukan bekas kendaraan operasional maupun ojek online.
Kilometer pemakaiannya juga masih tergolong rendah sehingga kondisi kendaraan masih cukup terjaga. Unit tersebut ditawarkan dengan harga Rp8,95 juta.
Harga tersebut dinilai cukup kompetitif mengingat kondisi motor yang masih baik dan status kepemilikannya yang jelas.
Torrot Laris Manis, Stok Habis Terjual
Motor listrik Torrot juga menjadi salah satu model yang paling banyak dicari pelanggan. Dalam video tersebut disebutkan bahwa seluruh stok Torrot yang tersedia sebelumnya telah habis terjual.
Tingginya permintaan membuat harga Torrot mengalami penyesuaian dibanding batch sebelumnya. Meski demikian, minat konsumen terhadap motor listrik asal Eropa tersebut masih cukup tinggi.
Selain Torrot, tersedia pula unit G6 warna langka yang ditawarkan dengan harga sekitar Rp10,5 juta. Model ini menjadi salah satu motor listrik premium yang menarik perhatian pengunjung showroom.
Sediakan Bengkel dan Upgrade Motor Listrik
Tidak hanya menjual motor listrik bekas, Dablong EV juga menyediakan layanan bengkel khusus kendaraan listrik. Konsumen dapat melakukan berbagai perawatan maupun peningkatan performa kendaraan.
Layanan yang tersedia meliputi upgrade baterai, penggantian controller, servis rem, throttle, komstir hingga perawatan komponen lainnya.
Menurut Om Adi, layanan tersebut cukup banyak diminati karena pengguna motor listrik mulai memahami pentingnya perawatan berkala untuk menjaga performa kendaraan tetap optimal.
Penjualan Tinggi, Stok Cepat Berkurang
Tingginya minat masyarakat terhadap motor listrik bekas terlihat dari cepatnya perputaran stok di showroom tersebut. Dalam satu hari, beberapa unit berhasil terjual sehingga stok yang tersedia terus berkurang.
Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar motor listrik bekas masih memiliki peluang besar di Indonesia. Harga yang terjangkau, biaya operasional rendah, serta semakin banyaknya pilihan unit membuat kendaraan listrik bekas menjadi alternatif menarik bagi masyarakat yang ingin berhemat tanpa mengorbankan mobilitas.
Editor : M. Helmi Nurhisam