Radar Tulungagung – Pasar motor listrik bekas semakin menarik perhatian masyarakat. Harga yang jauh lebih terjangkau dibanding unit baru membuat banyak konsumen mulai melirik kendaraan listrik bekas sebagai alternatif transportasi harian.
Hal itu terlihat dari aktivitas di showroom dan bengkel motor listrik Dablong EV yang baru saja mengunggah pembaruan stok motor listrik bekas. Dalam video tersebut, sejumlah unit dari berbagai merek ditawarkan dengan harga mulai Rp4,5 juta hingga belasan juta rupiah.
Pemilik Dablong EV mengungkapkan bahwa permintaan motor listrik bekas terus meningkat. Bahkan beberapa unit yang baru masuk langsung terjual atau sudah dibooking calon pembeli sebelum sempat dipasarkan lebih luas.
Beragam Pilihan Motor Listrik Bekas
Salah satu unit yang menarik perhatian adalah Gesits G1 dengan surat lengkap dan pajak panjang. Motor listrik buatan Indonesia tersebut ditawarkan dengan harga pembukaan Rp9,5 juta dan masih bisa dinegosiasikan.
Selain Gesits, tersedia pula Sterato yang belum memiliki surat kendaraan dengan harga sekitar Rp4,5 juta. Unit ini menjadi salah satu pilihan termurah yang tersedia di showroom.
Bagi penggemar motor listrik merek Yadea, tersedia beberapa model seperti Yadea E8S Pro dan Yadea T9. Yadea E8S Pro yang baru datang ditawarkan sekitar Rp7,5 juta setelah nantinya menggunakan baterai baru. Sementara Yadea T9 dijual mulai Rp6 juta hingga Rp7 juta tergantung kondisi bodi dan spesifikasi baterai.
Tak hanya itu, tersedia pula Alva Entry, Viar New Q1, Tangkas V8 Max, hingga Alva Servo yang menjadi salah satu model yang cukup diminati di pasar motor listrik nasional.
Harga Mulai Rp4,5 Juta
Salah satu daya tarik utama yang ditawarkan Dablong EV adalah harga yang relatif murah. Beberapa unit bahkan dibanderol di bawah Rp5 juta.
Tangkas tipe PR misalnya, ditawarkan dengan harga sekitar Rp4,5 juta. Unit tersebut menggunakan satu baterai dan memiliki dokumen kendaraan atas nama pribadi sehingga dinilai cukup menarik bagi pembeli yang mengutamakan legalitas.
Selain motor listrik, showroom ini juga menyediakan sepeda listrik roda tiga yang dijual dengan harga sekitar Rp4,5 juta. Kehadiran produk tersebut memberikan pilihan lebih luas bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan untuk mobilitas jarak dekat.
Bengkel dan Upgrade Motor Listrik
Tidak hanya menjual unit bekas, Dablong EV juga melayani berbagai kebutuhan servis dan modifikasi motor listrik.
Layanan yang tersedia meliputi penggantian baterai, upgrade controller, perbaikan throttle, servis rem, perbaikan komstir, hingga konversi baterai dari tipe SLA menjadi baterai lithium.
Beberapa unit yang terlihat di area bengkel juga sedang menjalani proses modifikasi dan peningkatan performa. Salah satunya adalah Yadea T9 yang tengah dipersiapkan untuk menggunakan baterai lithium agar memiliki daya tahan dan performa yang lebih baik.
Menurut pengelola, banyak pemilik motor listrik yang kini mulai melakukan upgrade agar kendaraan mereka lebih efisien dan memiliki jarak tempuh lebih jauh.
Stok Cepat Berkurang
Dalam pembaruan terbaru, pihak Dablong EV mengaku stok motor listrik bekas mulai menipis karena tingginya permintaan. Sejumlah unit seperti Torrot Movie dan beberapa model lainnya bahkan telah dibooking sebelum video dipublikasikan.
Fenomena tersebut menunjukkan bahwa pasar motor listrik bekas kini mulai berkembang pesat. Selain harga yang lebih terjangkau, biaya operasional yang rendah menjadi alasan utama masyarakat beralih ke kendaraan listrik.
Dengan semakin banyaknya pilihan merek dan model di pasar bekas, konsumen memiliki kesempatan mendapatkan motor listrik dengan harga ekonomis tanpa harus membeli unit baru.
Bagi calon pembeli, pengecekan kondisi baterai, dokumen kendaraan, serta riwayat penggunaan tetap menjadi faktor penting sebelum memutuskan membeli motor listrik bekas. Dengan pemeriksaan yang tepat, motor listrik bekas dapat menjadi solusi transportasi yang hemat dan ramah lingkungan.
Editor : M. Helmi Nurhisam