Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Primbon Jawa Ungkap Cara Menentukan Hari Baik Pindah Rumah, Begini Hitungan Neptu Boyongan agar Membawa Rezeki

M. Helmi Nurhisam • Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:20 WIB
Hari baik pindah rumah menurut Primbon Jawa dihitung memakai neptu khusus. Simak cara menghitung boyongan agar dipercaya membawa keberuntungan.(Pinterest)
Hari baik pindah rumah menurut Primbon Jawa dihitung memakai neptu khusus. Simak cara menghitung boyongan agar dipercaya membawa keberuntungan.(Pinterest)

Radar Tulungagung – Menentukan hari baik pindah rumah masih menjadi tradisi yang dijaga oleh sebagian masyarakat Jawa. Melalui perhitungan Primbon Jawa, waktu boyongan dipercaya dapat memengaruhi keberuntungan, kenyamanan, hingga kelancaran rezeki bagi penghuni rumah baru.

Berbeda dengan perhitungan weton pada umumnya, Primbon Jawa memiliki metode khusus untuk menentukan hari baik pindah rumah. Karena itu, seseorang tidak bisa langsung menggunakan nilai neptu yang biasa dipakai dalam perhitungan weton harian.

Perhitungan tersebut dilakukan dengan menjumlahkan nilai hari dan pasaran menggunakan aturan khusus. Hasil akhirnya kemudian dicocokkan dengan enam kategori yang masing-masing memiliki makna berbeda.

Baca Juga: Hari Baik Menikah dan Sunatan Juli 2026, Simak Daftar Tanggal Hajatan Menurut Primbon Jawa yang Dipadukan dengan Pandangan Islam

Neptu Hari dan Pasaran untuk Boyongan

Dalam perhitungan boyongan, nilai hari dimulai dari Jumat yang bernilai satu, Sabtu dua, Minggu tiga, Senin empat, Selasa lima, Rabu enam, dan Kamis tujuh.

Sementara itu, nilai pasarannya terdiri atas Kliwon bernilai satu, Legi dua, Pahing tiga, Pon empat, dan Wage lima.

Setelah mengetahui nilai hari serta pasaran, keduanya dijumlahkan untuk mendapatkan angka yang menjadi dasar penentuan hasil perhitungan.

Baca Juga: Kalender Hari Baik Hajatan Juli 2026, Ini Tanggal Pernikahan dan Sunatan Menurut Primbon Jawa serta Pandangan Islam

Arti Setiap Hasil Perhitungan

Angka pertama disebut Pitutur. Dalam Primbon, hasil ini dipercaya sebagai pertanda akan menghadapi berbagai persoalan sehingga kurang disarankan dijadikan waktu pindah rumah.

Angka kedua adalah Demang Kanduwuran yang diartikan kurang baik karena dipercaya berkaitan dengan gangguan kesehatan penghuni rumah.

Angka ketiga dinamakan Satria Pinayungan. Hasil ini termasuk yang paling baik karena melambangkan keselamatan, kehormatan, perlindungan, dan keberuntungan.

Selanjutnya angka keempat dikenal sebagai Mantri Sinaroja yang dipercaya membawa hubungan sosial yang baik serta membuat penghuni rumah lebih disukai banyak orang.

Adapun angka kelima disebut Macan Ketawang yang dimaknai sebagai pertanda sering muncul perselisihan maupun persoalan dalam kehidupan keluarga.

Sementara angka keenam dinamakan Nujupati, yakni hasil yang dipercaya kurang baik karena dikaitkan dengan kesedihan, kesulitan, atau berbagai cobaan.

Jika hasil penjumlahan lebih dari enam, maka perhitungan kembali diulang mulai dari angka satu hingga enam secara berurutan.

Contoh Penentuan Hari

Sebagai contoh, Kamis Legi memiliki nilai tujuh ditambah dua sehingga menghasilkan sembilan. Setelah dihitung mengikuti siklus enam angka, hasilnya masuk kategori Satria Pinayungan yang dipercaya sangat baik untuk pindah rumah.

Sebaliknya, Jumat Kliwon menghasilkan angka dua sehingga masuk kategori Demang Kanduwuran yang dinilai kurang baik menurut Primbon Jawa.

Contoh lain adalah Sabtu Legi yang memperoleh nilai empat sehingga termasuk Mantri Sinaroja atau kategori baik. Sementara Rabu Pahing menghasilkan angka sembilan yang juga masuk kategori Satria Pinayungan.

Meski masih dipercaya oleh sebagian masyarakat sebagai pedoman memilih waktu boyongan, perhitungan hari baik menurut Primbon Jawa merupakan bagian dari tradisi budaya. Oleh karena itu, pelaksanaan pindah rumah tetap perlu mempertimbangkan kesiapan keluarga, kondisi finansial, keamanan proses pemindahan, serta kenyamanan seluruh anggota keluarga agar kepindahan berlangsung lancar dan membawa suasana baru yang lebih baik.

Editor : M. Helmi Nurhisam
#hari baik pindah rumah #boyongan rumah #cara menghitung neptu #hari baik boyongan #Primbon Jawa