Weton Tulang Wangi dan Misteri Pengantin Merah, Sosok Ini Terus Muncul hingga Malam Pertama

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 19:10 WIB
Weton tulang wangi mengiringi kisah misterius Susi dan Harso. Sosok pengantin merah terus muncul hingga malam pertama, sebelum rahasia pernikahan arwah akhirnya terbongkar.(pinterest)
Weton tulang wangi mengiringi kisah misterius Susi dan Harso. Sosok pengantin merah terus muncul hingga malam pertama, sebelum rahasia pernikahan arwah akhirnya terbongkar.(pinterest)

TULUNGAGUNG - Weton tulang wangi menjadi salah satu bagian dari kisah misterius yang dialami Susi dan Harso. Pernikahan yang awalnya berjalan seperti pasangan pada umumnya justru diwarnai sejumlah kejadian aneh, mulai dari kemunculan perempuan berbaju pengantin merah hingga sebuah rahasia besar yang baru diketahui setelah keduanya menikah.

Susi sendiri tumbuh dalam keluarga Jawa yang masih memegang kuat tradisi primbon. Ayahnya terbiasa menggunakan perhitungan weton untuk menentukan berbagai kegiatan penting. Mulai dari waktu membuka toko, bepergian, pindah rumah, hingga menentukan hari pernikahan.

Ketika Susi mulai berpacaran dengan Harso, persoalan weton kembali muncul. Harso disebut memiliki weton tulang wangi, yang dalam kepercayaan Jawa tertentu dikaitkan dengan seseorang yang dianggap lebih sensitif terhadap hal-hal gaib.

Awalnya Pernikahan Sudah Ditentang

Hubungan Susi dan Harso sebenarnya sempat mendapat penolakan dari keluarga. Bukan karena Harso memiliki latar belakang berbeda, melainkan karena ayah Susi menganggap weton keduanya tidak cocok.

Baca Juga: Vinicius Junior Resmi Perpanjang Kontrak Real Madrid hingga 2032, Gaji Naik Fantastis

Namun, Susi tetap mempertahankan hubungan tersebut. Selama berpacaran sekitar enam bulan, ia merasa tidak ada kejadian buruk yang berarti. Harso juga dikenal sebagai pria mapan yang telah memiliki usaha dan rumah sendiri.

Akhirnya keluarga memberikan izin. Acara lamaran pun dilaksanakan dengan hanya mengundang keluarga inti karena Harso tidak menyukai keramaian.

Namun, ketika acara berlangsung, Susi mulai mengalami kejadian yang membuatnya bingung.

Saat mengambil garpu yang jatuh ke bawah meja, ia melihat sepasang kaki berada di samping Harso. Susi mengira sosok tersebut adalah ibu Harso. Setelah kembali duduk, ia baru mengetahui bahwa ibu Harso sedang berada di luar restoran.

Tidak lama kemudian, Susi kembali melihat perempuan dengan gaun dan tudung merah seperti pengantin di toilet restoran.

Pengantin Merah Muncul Saat Fitting

Kejadian berikutnya terjadi ketika Susi melakukan fitting kebaya untuk pernikahan. Saat berada di ruang ganti, ia melihat tangan berwarna sangat pucat dengan kuku merah menyibak tirai dari luar.

Baca Juga: Vinicius Junior Antar Real Madrid Menang, Gol dan Aksi Dribel Jadi Pembeda di Lapangan

Susi mengira ada pelanggan yang salah masuk. Namun, ketika ia keluar, tidak ada orang seperti yang dilihat sebelumnya.

Lebih mengejutkan lagi, ketika hendak berganti pakaian, Susi tanpa sengaja membuka tirai ruang ganti lain. Di dalamnya disebut terdapat perempuan mengenakan pakaian pengantin berwarna merah dengan tudung dan motif menyerupai busana pengantin Tionghoa.

Susi langsung meminta maaf dan menutup tirai. Ketika ditanyakan kepada pegawai butik, tidak ada pelanggan yang sedang menggunakan ruangan tersebut.

Kejadian itu membuat Susi semakin penasaran dengan sosok perempuan yang terus muncul.

Kejadian Aneh Terjadi di Hari Pernikahan

Pada hari pernikahan, Susi kembali mengalami kejadian yang membuat suasana semakin tegang. Perias pengantin yang baru pertama kali bertemu dengannya merasa ada sesuatu yang berbeda dari wajah Susi.

Perias tersebut bahkan sempat mengira Susi memiliki wajah seperti perempuan keturunan Tionghoa. Setelah mengetahui Susi merupakan perempuan Jawa, perias tersebut merasa ada sesuatu yang tidak biasa.

Ia kemudian meminta bantuan ibunya yang juga merupakan perias pengantin. Susi diminta membersihkan wajah dan kemudian menjalani proses pengasapan sebelum dirias kembali.

Setelah proses tersebut selesai, perias mengaku melihat perubahan pada wajah Susi. Ia juga mengatakan terdapat sosok yang mengikuti Harso dan diduga ikut terbawa dalam pernikahan.

Ayah Susi sempat mempertimbangkan untuk menunda pernikahan. Namun, Susi menolak karena merasa tidak masuk akal jika pernikahan dibatalkan hanya karena kepercayaan terhadap hal gaib.

Akad dan resepsi akhirnya tetap dilaksanakan.

Sosok Itu Muncul Saat Malam Pertama

Setelah acara pernikahan, Susi dan Harso pergi berbulan madu di Yogyakarta. Di hotel, Susi kembali melihat perempuan berbaju pengantin merah berdiri di sekitar kolam renang.

Susi langsung masuk kamar dan menceritakan apa yang dilihatnya kepada Harso. Pria tersebut justru meminta istrinya untuk mulai terbiasa karena dirinya memang sejak kecil mengaku memiliki kepekaan terhadap hal-hal yang tidak kasatmata.

Malam harinya, sosok tersebut kembali muncul ketika Susi dan Harso berada di kamar. Susi melihat perempuan berbaju merah berdiri di ujung tempat tidur.

Ia panik dan berusaha memberi tahu Harso. Tidak lama kemudian keduanya mengalami kondisi yang membuat mereka sulit bergerak dan kemudian disebut sebagai “gancet”.

Teriakan keduanya membuat pihak hotel datang ke kamar. Dokter kemudian memberikan penanganan dan menjelaskan kondisi tersebut dari sisi medis sebagai ketegangan otot yang menyebabkan pasangan mengalami kesulitan untuk terpisah.

Rahasia Harso Akhirnya Terbongkar

Setelah kejadian tersebut, ayah Susi akhirnya mengungkap informasi yang didapatnya dari seseorang yang mengaku sebagai keluarga Harso.

Ternyata Harso pernah melakukan ritual pernikahan arwah dengan perempuan bernama Mei yang telah meninggal dunia. Ritual tersebut dikenal sebagai minghun dalam sebagian tradisi Tionghoa.

Mei disebut meninggal secara mendadak sebelum sempat menikah. Keluarganya kemudian menginginkan Mei memiliki pasangan secara spiritual. Harso dipilih karena dianggap memiliki karakter dan tanggal kelahiran yang cocok menurut kepercayaan keluarga tersebut.

Sebagai imbalannya, Harso dijanjikan bagian dari perusahaan milik keluarga Mei. Namun, ia merahasiakan pernikahan tersebut dari Susi dan keluarganya.

Sosok perempuan berbaju merah yang berulang kali dilihat Susi kemudian dikaitkan dengan Mei.

Pada akhirnya, Susi dan Harso memilih berpisah. Kisah tersebut menjadi perpaduan antara kepercayaan mengenai weton tulang wangi dalam budaya Jawa dan tradisi pernikahan arwah dalam kepercayaan Tionghoa.

Kisah ini merupakan pengalaman yang diceritakan oleh narasumber, sehingga berbagai unsur mistis di dalamnya tetap berada dalam ranah kepercayaan dan cerita personal, bukan fakta yang terbukti secara ilmiah.

Editor : Maylanni Diana Fitri
weton tulang wangi pernikahan arwah Pengantin Merah Weton Jawa Primbon Jawa